
| Rabu, 16 Oktober 2002 | Ekonomi |
Kenaikan Solar Sesaat Akan Pengaruhi Pasar Mobil DiselSEMARANG-Chief Executive Officer (CEO) Isuzu Sales Operation PT Astra International Tbk-Isuzu Head Office Suparno Djasmin mengakui, kebijakan menaikkan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar oleh pemerintah sesaat akan mempengaruhi permintaan pasar mobil disel. ''Hal itu saya pikir wajar, karena secara psikologis masyarakat akan kaget dengan kenaikan tersebut,'' jelas dia usai penyerahan pemenang hadiah utama program ''Beli Isuzu Boyong Emas'' berupa emas seberat 5 kg yang jatuh di Semarang, yaitu Eka Hasyim Hendriyanto di kantor Isuzu Semarang, kemarin. Namun, ia masih tetap optimistis bahwa kondisi itu hanya sesaat dan permintaan pasar mobil disel akan kembali normal. ''Karena bagaimana pun juga mobil disel lebih irit dalam konsumsi bahan bakar dibandingkan dengan mobil bensin, sehingga akan tetap diminati masyarakat.'' Belum lagi dari sisi teknologinya yang sudah demikian berkembang, kata dia, biaya perawatan mobil disel menjadi lebih murah dan bandel. ''Tidak kalahpenting adalah mobil disel itu lebih ramah lingkungan,'' katanya didampingi Regional Manager Isuzu Semarang Marsus Santoso. Pangsa Pasar Oleh sebab itu, kata Suparno, perlu adanya kampanye tentang kelebihan mobil disel. Ia mencontohkan, pasar mobil disel di Eropa dan Amerika yang tetap diminati, walapun harga solar di sana jauh lebih mahal ketimbang bensin. ''Itu karena konsumsi bahan bakarnya yang irit, perawatan mudah dan ramah lingkungan.'' Dengan kampanye tersebut, diharapkan pasar akan kembali pulih. Ia mengakui, saat ini penjualan Isuzu dilihat dari unit atau volume penjualannya turun sekitar 5-10 persen. Namun jika dilihat dari pangsa pasarnya justru naik sekitar 15 persen. ''Kenaikan pangsa pasar itu terutama terjadi untuk jenis truk ringan Elf dan pick up.'' Pangsa pasar Elf kelas truk ringan naik sekitar 15 persen, yaitu pangsa pasarnya dari semula hanya 10,5 persen naik menjadi 13,5 persen. Sedangkan pangsa pasar kelas pick up Isuzu naik sekitar 30 persen. Bahkan di kelas kendaraan bermotor niaga sederhana (KBNS) disel, pangsa pasar Isuzu meningkat tajam, yaitu dari sebelumnya hanya 45 persen naik menjadi 73 persen. ''Ini membuktikan pasar kami masih kuat.'' Sedangkan permintaan pasar mobil disel tahun ini, ia memperkirakan akan mencapai angka sekitar 50 ribu atau tidak jauh berbeda dengan tahun sebelumnya. (G2-69) |