logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 16 Oktober 2002 Jawa Tengah  
Line

Truk Dirampas, Sopir Dibuang di Alas Roban

  • Mata dan Mulut Ditutup Lakban

BATANG-Aksi tindak kejahatan di jalan raya dengan modus operandi merampas mobil yang sedang istirahat dan membuang sopirnya, terjadi Selasa kemarin.

Peristiwa itu dialami Sukasno (40) warga Dukuh Marangan Desa Jimbung Kecamatan Kalikotes dan Widodo (40) warga Dukuh Jogonalan Desa Tengahan Kecamatan Gondang Kabupaten Klaten. Keduanya ditemukan dalam keadaan tangan terikat tali di hutan jati Alas Roban, Subah, Kabupaten Batang.

Awal kejadian, bermula saat keduanya yang membawa truk Colt diesel PT Klama Putra AB-9187-VE beristirahat di tepi jalan raya Cepiring, Kendal sekitar pukul 02.00. ''Saya sebenarnya dalam keadaan tidur dan Widodo yang pegang kemudi. Karena sama-sama merasa mengantuk sesampainya di daerah Cepiring istirahat tidur,'' tutur Sukasno.

Menurut dia, saat itu truknya mengangkut pakan ternak dari Jakarta dengan tujuan Boyolali. Truk berangkat dari Jakarta Senin sekitar pukul 17.00 dan meluncur melewati jalur pantura.

Delapan Orang

Pada awal keberangkatan kemudi dipegang Sukasno. Karena merasa capai, kemudian kemudi digantikan Widodo. ''Sejak itu saya tidur sampai masuk Cepiring dan kemudian Widodo juga istirahat,'' tuturnya.

Pada saat tertidur, mereka dikejutkan suara pintu mobil digedor-gedor. Di luar tampak ada beberapa orang. Begitu bangun dan membuka pintu, mereka langsung diancam dengan celurit. Setelah itu para penjahat yang diperkirakan berjumlah delapam orang, menyekap keduanya. Tangan diikat, sedangkan mata dan mulutnya ditutup dengan lakban.

''Kami diancam kalau berteriak akan dibunuh. Yang pasti mereka berbahasa Indonesia dengan dialek Batak. Sambil dipukuli dan diinjak kami diminta diam,''lanjut Sukasno. Setelah diikat, kemudi diambil alih oleh penjahat. Widodo dan Sukasno dimasukkan ke dalam mobil Panther.

Ditutup Lakban

''Kami tidak tahu apa-apa, karena begitu diikat mata serta mulut ditutup lakban dan langsung dimasukkan ke dalam mobil. Setelah itu didudukkan di lantai jok tengah,'' paparnya.

Mobil kemudian berjalan dan setelah itu keduanya diturunkan di jalan. Usaha untuk melepaskan dilakukan Sukasno dengan bergulung-gulung di jalan raya. Mereka tidak tahu, kalau saat itu berada di jalan raya pantura Alas Roban Kabupaten Batang.

Pada waktu lakban yang menutup mata sudah terbuka, Sukasno berusaha minta tolong kepada mobil yang lewat. Namun, tidak ada mobil yang berani berhenti dan malah tancap gas. ''Mereka barangkali takut, karena melihat pakaian yang saya pakai sangat kotor,'' katanya.

Dia baru merasa optimistis setelah ada pengendara sepeda motor yang menghampirinya dan kemudian segera memberikan isyarat untuk melaporkan ke Polsek Subah. Tak beberapa lama, Kapolsek Subah Iptu Suwandi bersama anak buahnya datang memberikan pertolongan dan segera membawanya ke Mapolsek.

Diperkirakan keduanya dibuang di hutan jati Alas Roban itu sekitar pukul 04.30. Saat itu di tempat kejadian masih gelap dan sepi dari lalu lalang kendaraan yang lewat. Truk mereka berikut muatannya berupa pakan ternak babi dan mobil Panther menuju ke arah barat (Jakarta).

Kapolres AKBP Drs Edy S Setjo ketika dihubungi melalui pesawat HP dalam perjalanan dari Tegal, tidak membantah adanya kejadian itu. ''Karena kejadian di wilayah hukum Polres Kendal, kasus ini kami serahkan ke sana. Kami siap membantu,'' tandasnya. (ar-20k)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA