
| Kamis, 3 Oktober 2002 | Semarang & sekitarnya |
Buruh Jangan TerprovokasiDEMAK - Maraknya aksi demonstrasi menentang RUU perburuhan di Kota Semarang dan beberapa kota besar lainnya, membuat Ketua DPC Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Budi Ahmadi, merasa khawatir terhadap kondisi industrial di Demak. Untuk itu, dia meminta kepada seluruh buruh di wilayah Kabupaten tidak ikut-ikutan terprovokasi oleh maraknya aksi demo itu. Menurutnya, aksi itu bila tidak disadari bisa menimbulkan kerugian cukup besar bagi kedua belah pihak yakni, buruh dan pengusaha. Sebaiknya, lanjut ia, dalam menanggapi RUU Pembinaan dan Perlindungan Ketenagakerjaan (PPK) dan RUU Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial (PPHI), disikapi secara prosedural. ''Kami telah sampaikan persoalan itu ke DPR RI,'' katanya Selasa lalu. Dijelaskan, posisi terakhir pembahasan RUUPPK dan PPHI di DPR RI ditunda hingga akhir Oktober 2002. Berdasarkan laporan Tim RUU PPK dan PPHI, seluruh masukan DPP KSPSI telah diterima oleh pemerintah. Dan usulan akan diperjuangkan dalam pembahasan yang kini tengah dilakukan.(G5-76) |