logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 3 Oktober 2002 Semarang & sekitarnya  
Line

Guru Gunting Celana Siswa Demo

SALATIGA-Sebagian pelajar SMK Kristen Kota Salatiga, Rabu (2/10) melakukan aksi demo di sekolahnya yang berlokasi di Kemiri. Mereka memprotes seorang guru yang dinilai bertindak arogan karena main gunting terhadap celana sejumlah pelajar.

Selain itu, mereka juga memprotes tingginya biaya BP3. Untuk pelajar kelas I dikenai sebesar Rp 52.000/bulan, kelas II Rp 47.500/bulan, sedangkan kelas III Rp 40 ribu/bulan. ''Kami minta diturunkan. Sebab, ketentuan sebesar itu sangat memberatkan orang tua kami,'' ucap seorang pelajar seusai demonstrasi.

Keterangan yang dikumpulkan Suara Merdeka, hari-hari terakhir ini sebagian pelajar setempat memakai celana yang dianggap ''nganeh-nganehi''. Antara lain, bagian yang sobek ditambal kain. Bagian bawah celana dibikin lebar, atau dicorat-coret sendiri.

Mereka yang menggunakan celana seperti itu, sebenarnya sudah beberapa kali diperingatkan agar mengganti dengan celana yang lebih sopan dan pantas untuk bersekolah. Tetapi, peringatan tersebut tak diindahkan. Akhirnya, seorang guru mengguntingi celana murid-muridnya yang ''nganeh-nganehi'' tersebut. ''Pak guru main gunting celana kami,'' lanjut pelajar lainnya. Aksi main gunting tersebut menyebabkan pelajar lainnya protes.

Tetapi, tuntutan yang disampaikan selama demonstrasi tak hanya menuntut pertanggungjawaban guru yang main gunting. Ternyata tuntutan mereka melebar juga memprotes tingginya biaya BP3. Hingga mereka mengakhiri aksinya, belum ada solusi terhadap tuntutan murid.

Kepala SMK Kristen Joko Margono belum berhasil dimintai keterangannya. Sebab, dia masih mengikuti perkuliahan di UKSW. Telepon genggamnya tak diaktifkan. (A2-76)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA