
| Kamis, 3 Oktober 2002 | Semarang & sekitarnya |
Rumah Kayu Jati Ludes Terbakar
KENDAL - Musibah kebakaran menimpa sebuah rumah milik Rodiyah (75), penduduk Desa Cepiring RT 03/02, Cepiring, Kendal, Rabu (2/10) sekitar 10.30. Akibatnya, rumah milik janda yang sebagian besar terbuat dari kayu jati itu, ludes tak bersisa. Bahkan, jilatan api sudah merembet pada dua rumah di sebelah timur dan barat rumah korban. Peristiwa itu membuat panik beberapa pemilik rumah yang berdekatan dengan lokasi kebakaran. Pasalnya, di pemukiman tersebut, antara rumah satu dengan yang lain relatif berdekatan. Api baru berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 12.00. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, karena lima orang keluarga korban, serta empat orang yang indekos tidak berada di dalam rumah. Namun, barang-barang berharga milik para penghuni rumah tidak ada yang berhasil diselamatkan. H Waryadi (45) pemilik rumah yang berada di sebelah timur rumah korban dan saksi pertama yang mengetahui peristiwa kebakaran menjelaskan, sebelumnya dia dan istrinya tengah berada di rumah lain miliknya. Sedangkan rumah utama ditinggal dalam keadaan kosong, karena dua orang anaknya sekolah. ''Rumah saya yang lain, tidak jauh dari rumah Bu Rodiyah. Pada waktu itu, saya berniat pulang untuk melihat rumah utama. Namun, ketika keluar rumah saya melihat api telah membakar sebagian rumah korban. Seketika, saya berteriak dan memanggil warga untuk memadamkan api,'' jelasnya. Jalan Sempit Sementara itu, Kepala Desa (Kades) Cepiring, Zaenal Abidin ketika ditemui mengatakan, mobil pemadam kebakaran sedikit kesulitan untuk datang ke lokasi kebakaran, karena jalan yang dilalui sempit. Menurut dia, sumber api diduga berasal dari bantal kapuk yang tersulut api dari kompor minyak tanah di bagian dapur milik korban. ''Kerugian akibat kebakaran sekitar Rp 24 juta. Perinciannya, rumah dan barang-barang milik Rodiyah seharga Rp 20 juta, sisanya dihitung dari kerusakan atap rumah milik dua tetangga korban.'' (ss-76) | |||||