logo SUARA MERDEKA
Line
  Kamis, 3 Oktober 2002 Jawa Tengah - Banyumas  
Line

Polisi Duel dengan Pengedar Ekstasi

PURWOKERTO - Tim Reserse antinarkotika Polres Banyumas duel dengan seorang pengedar ekstasi. Petugas yang berjumlah tiga orang dipimpin Wakasat Reserse Ipda Prio Handoko, dengan mudah melumpuhkan Zulhardi (26), warga Kelurahan Teluk, Purwokerto Timur, Rabu pagi.

Kapolres Banyumas AKBP Drs Winarno AS SH didampingi Kasat Reserse Iptu Jeffri Dian Juniarta mengatakan, meskipun personel polisi lebih banyak, dalam menangkap Zulhardi, polisi melakukan tembakan peringatan.

Proses penangkapan terhadap pengedar narkotika di perempatan lampu merah Pasar Wage, cukup seru. Polisi membuntuti tersangka sejak dari rumahnya, namun tidak begitu mudah menangkap karena sempat kehilangan jejak. Petugas akhirnya menemukan dia di dekat Pasar Wage.

Menurut Ipda Prio, setelah melihat Zulhardi, anggotanya memanggil lelaki itu. Rupanya dia tahu yang menyapa adalah polisi sehingga lari. Dengan berteriak, petugas meminta dia berhenti, tapi tetap lari. ''Kami terpaksa melepaskan tembakan peringatan,'' ujarnya.

Tembakan itu membuat warga di perempatan lampu merah terkejut dan berusaha membantu polisi menangkap Zulhardi. Tersangka melawan dan meronta-ronta, namun segera dilumpuhkan dan diborgol, setelah itu dinaikkan ke mobil dibawa ke Polres.

Dua rekan Zulhardi, menurut Kapolres Banyumas, langsung kabur melihat tersangka dibekuk polisi. Pengedar yang lari, identitasnya sudah diketahui dan kini dalam pengejaran. Mereka juga pengedar bersama tersangka di Baturraden.

Dari kantong celana Zulhardi ditemukan enam butir ekstasi berbagai warna, namun dalam kondisi remuk. Rupanya ekstasi itu sengaja dihancurkan untuk mengaburkan barang bukti. ''Setelah kami tes, positif ekstasi,'' jelasnya. (in-68)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA