logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 1 Oktober 2002 Sala  
Line

Polisi Didesak Usut Kepala DKK

  • Diduga Selewengkan Dana Apotek Rp 300 Juta

KARANGANYAR- Sejumlah LSM mendesak kepolisian untuk mengusut kasus penyalahgunaan dana anggaran yang terjadi di Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar. Diduga dana sebesar Rp 300 juta tersebut diselewengkan Kepala DKK, dr Ninik Haryanti.

Aktifis LSM Surya Buana mengatakan, dana (DKK) Karanganyar sebesar Rp 300.000.000 itu seharusnya sebagai penyertaan modal untuk membiayai program di Apotek Sukawati. Tapi karena telah diselewengkan, maka beberapa program di apotek tersebut terbengkalai dan tidak berjalan sesuai rencana.

''Seharusnya, dana itu dialokasikan di Apotek Sukowati sebagai penyertaan modal. Tujuannya adalah untuk pembelian obat-obatan serta untuk meningkatkan pelayanan di apotek setempat,'' kata aktifis LSM Surya Buana Yuni Broto Santoso, kemarin.

Ia menduga, dana yang berasal dari APBD 2001 itu sampai sekarang masih disimpan pada deposito Bank Pasar Karanganyar atas nama dr Ninik Haryanti, Kepala DKK Karanganyar.

''Dana yang masih disimpan sebesar Rp 220.000.000, karena sebelumnya ia telah menggunakan dana tersebut sebesar Rp 80.000.000, untuk keperluan belanja kebutuhan apotek.''

Ia mengatakan, dari investigasi yang dilakukan, dana APBD 2001 itu penggunaanya menunggu direktur baru apotek, sehingga penggunaannya dinilai belum efektif. Sedangkan pengangkatan direktur baru masih menunggu bupati baru.

''Tapi jika dana itu belum digunakan, seharusnya dikembalikan pada kas daerah atau disimpan atas nama negara. Maka tidak logis kalau dana itu disimpan atas nama perorangan.''

Ketika ditemui Suara Merdeka di rumahnya, Kepala DKK dr Ninik Haryanti membantah tuduhan itu. ''Saya tidak menyimpan uang itu. Lagi pula program yang berjalan di apotek sesuai dengan rencana.''

Ia mengatakan, untuk mengetahui jawaban yang lengkap wartawan bisa minta konfirmasi pada kepala bagian bidang perekonomian Pemkab. ''Saya telah menyerahkan kasus itu pada Pak Safari, Kepala Bidang Perekonomiaan Pemkab, Karanganyar'' tandasnya. (G8-14)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA