logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 1 Oktober 2002 Sala  
Line

Kelabui Sopir dengan Ceriping Sukun

  • Mobil Kijang Raib

BANJARSARI- Kasus penipuan dengan modus meminjam mobil rental kembali memakan korban. Saat pengemudi mobil tertidur lelap di Hotel Jayakarta di Jl Monginsidi 106, Banjarsari, Solo, dua pelaku membawa kabur mobil Kijang H-9544-LH yang dicarter dari Semarang.

Kasus penipuan itu bermula ketika dua tersangka datang ke rental mobil milik Sudarmono (45) di Bulustalan RT 3 RW 5, Semarang Selatan. Kedua tersangka itu meminta korban untuk mengantarkan ke Solo.

Tanpa curiga, setelah ada kesepakatan harga, Sudarmono kemudian mengantarkan kedua tersangka ke kota tujuan.

Saat tiba di Solo Minggu (29/9) sore, korban bersama kedua pelaku menginap di Hotel Jayakarta, Banjarsari. Sehabis makan ceriping sukun yang disuguhkan pelaku, korban tertidur di hotel.

Mengetahui korbannya terlelap tidur, kedua tersangka baru menjalankan aksinya. Kunci kontak yang berada di saku celana korban kemudian di ambil pelaku dan tidak lama kemudian mobil kijang warna abu-abu metalik milik korban langsung dibawa lari.

Kejadian itu baru disadari korban ketika bangun tidur pada malam hari. Mengetahui mobilnya telah lenyap bersamaan dengan kedua tersangka, korban langsung melaporkannya ke kantor polisi.

Ilmu Gendam

Sementara itu kasus penipuan dengan ilmu gendam masih terus terjadi. Kali ini seorang mahasiswa sebuah perguruan tinggi di Solo terkena tipu.

Kasus itu terjadi kemarin, ketika Iriyanto Resi R (24) warga Wiropaten RT 2 RW III, Mojosongo, Boyolali sehabis kuliah naik bus. Di dalam kendaraan itu, mahasiswa tersebut berkenalan dengan dua orang yang mengaku dari Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang.

Korban bersama kedua tersangka yang turun di daerah Purwosari, Laweyan semakin tampak akrab. Di luar bus itu, salah satu pelaku memperagakan kesaktian yang dimiliki. Peragaan ilmu itu rupanya memikat korban.

Kenyataan itu terbukti, ketika pelaku menyuruh korban untuk berjalan dituruti. Namun, sebelum berjalan, badan korban harus bersih dari semua barang yang dimiliki.

Korban yang saat itu membawa tas, sebelum berjalan dititipkan kepada salah satu pelaku. Beberapa meter setelah korban mulai berjalan ke arah selatan, kedua tersangka kemudian kabur.

Korban baru sadar ketika menengok ke belakang kedua tersangka sudah tidak berada di tempat. Kasus penipuan itu kemudian dilaporkan ke Polresta Surakarta.

Menurut keterangan korban di hadapan penyidik, tas yang dibawa kabur tersangka berisi dompet dengan uang tunai Rp 800.000, handphone, kartu ATM, dan surat penting lainnya. (G11- 78)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA