
| Selasa, 1 Oktober 2002 | Sala |
LHA ... IKIAjak Seniman Tobong Tampil di TVKESENIAN tradisional ketoprak semakin mendapat tempat di tayangan televisi. Sebut saja Ketoprak Humor, Jampi Stres maupun Ketoprak Canda serta kesenian tradisional lainnya yang cukup menarik perhatian pemirsa layar kaca. Jenis teater rakyat itu menjadi sajian yang mampu menyedot penonton. Hanya saja pendukung kelompok kesenian itu terdiri atas personel-personel yang sudah lebih dulu kondang di televisi dalam berbagai bentuk acara hiburan, salah satunya Aneka Ria Srimulat. Melihat kenyataan tampilan kesenian tradisional di televisi didominasi para pelawak maupun seniman yang berada di kota metropolitan, Eko Saputra (35) mengajak sejumlah seniman ndesa untuk rame-rame masuk televisi. Eko atau lebih akrab dipanggil Koko, anak sulung pasangan Teguh (sudah meninggal dunia)-Jujuk Juariah, bos Srimulat itu mengaku prihatin banyak seniman ketoprak andal di daerah tidak mampu menembus layar kaca. Lewat Srimulat Production yang diusahakan, dia menghimpun sejumlah pemain daerah untuk tampil di Indosiar. ''Untuk langkah pertama, kami sepakat dengan Indosiar membuat 13 episode. Pengambilan gambarnya di Gedung Wayang Orang Sriwedari,'' ujarnya. Bicara soal Koko, sebenarnya bukan kali pertama mengangkat seniman daerah untuk tampil di televisi. Sebelumnya dia juga pernah menghimpun sejumlah seniman Solo menampilkan wayang orang semua pria. ''Saya hanya ingin teman-teman di tobong juga bisa tampil di televisi,'' tambahnya. Ketoprak tobong yang dimaksudkan adalah kelompok yang mengadakan pentas keliling dari satu tempat ke tempat lainnya. Istilah tobong digunakan untuk menunjukkan model panggungannya. Selama ini ketoprak yang banyak dikenal masyarakat adalah model sajian dengan lebih banyak hiburan lawak. Sejumlah pelawak dimunculkan sebagai lakon dengan tetap mengeksploitasi lawakannya. ''Yang saya garap sekarang, konsepnya tidak berbeda dengan lainnya. Saya undang pelawak-pelawak tobong tampil. Bedanya, selain yang berperan sebagai pelawak, pelawak lainnya didapuk sebagai pemain serius. Kami ingin menampilkan ketoprak yang serius namun tetap ada leluconnya.'' Meskipun mengajak sejumlah pemain tobong, dia juga mengajak pelawak yang sudah sering tampil di televisi, seperti Margono ''Gogon'', Thukul Rinaldy Arvana maupun bintang iklan ''bek-cur'' Gombloh. Selain itu juga Srimulat ''yunior'' seperti Edy ''Manthang'' maupun Imam ''Subur'' alias Mat Gundul. Keduanya anak dari mantan pemain Srimulat Manthang dan Subur. ''Kami ingin mengajak teman-teman, meskipun dari tobong tapi mempunyai kinerja yang bagus, tidak seperti di tobong. Disiplin kami tekankan sebagai bentuk kerja yang profesional,'' tambahnya.(Sri Wahjoedi-74) |