
| Selasa, 1 Oktober 2002 | Sala |
SERAMBITanaman Langka di Loji GandrungSUDAH- tiga bulan ini, halaman dalam Rumah Dinas Wali Kota Surakarta, Loji Gandrung Jl Slamet Riyadi Solo tampak lengang oleh mobil para tamu. Tentu saja, semua itu bukan berarti kini tak ada yang berkunjung ke sana. Hanya saja, mereka yang ingin bertemu dengan Pak Wali harus meninggalkan kendaraannya di luar halaman. Kondisi itu, ternyata memang disengaja Wali Kota Slamet Suryanto. Terhadap kebijakannya itu, berikut tanggapannya. Sudah sekitar tiga bulan ini, Anda melarang kendaraan tamu parkir di dalam halaman Loji Gandrung, tujuannya? Saya ingin menghidupkan Loji Gandrung. Kepada para tamu, kecuali mungkin tamu negara, kami minta untuk parkir di luar halaman. Tujuannya jelas, agar mereka menyempatkan diri melihat lingkungan rumah rakyat ini. Di sini, tumbuh berbagai tanaman langka. Terus terang, kami juga berharap mereka yang pernah datang ke sini, bisa terketuk hatinya untuk mencintai lingkungannya, terutama tumbuhan. Sebab, apa yang tertanam di sini kebanyakan tumbuhan langka. Apa hanya itu? Dengan memarkir kendaraannya di luar, kondisinya tidak terlalu bising oleh deru knalpot kendaraan. Selain itu, gas buang kendaraan tidak masuk ke Loji Gandrung, sehingga udara di sini tidak tercemar. Selain itu? Kami melihat, para Satpol yang berjaga di sini juga lebih dihormati. Sebab, sebelum bertemu saya, para tamu itu akan disambut dulu sejumlah petugas yang bergantian berjaga di rumah dinas. Sehingga, antara tamu dan para petugas terjalinlah situasi yang akrab dan harmonis. Kondisi ini menghilangkan kesan, bahwa rumah pejabat itu terlihat sangar. (Budi Santoso-74) |