
| Selasa, 1 Oktober 2002 | Berita Utama |
Satgas PDI-P Serbu Hotel, Rusak Mobil dan Motor
PEMALANG - Lebih dari seratus Satgas PDI-P menyerbu hotel atau tempat penginapan Rumah Makan Luas Indah di jalan raya pantura Desa Bojong Kelor, Kabupaten Tegal, Senin (29/9) dini hari lalu. Selain merusak sejumlah mobil dan sepeda motor, mereka juga melukai tujuh kader partai yang sama. Masih tampak bekas-bekas insiden di rumah makan perbatasan Pemalang-Tegal hingga pagi kemarin. Sejumlah mobil dan sepeda motor yang dirusak dibatasi pita kuning polisi. Kursi kamar penginapan dan botol-botol minuman mineral dan suplemen berserakan di lantai bercampur dengan pecahan kaca mobil. Berdasarkan keterangan yang dihimpun Suara Merdeka, peristiwa itu disinyalir akibat akumulasi konflik internal DPC PDI-P yang lama belum terselesaikan. Puncaknya terjadi ketika menurut rencana sejumlah fungsionaris dan kader PDI-P hendak melengserkan Ketua DPC HU Kumpul Sutrisno yang juga Ketua DPRD Pemalang. Perencanaan aksi unjuk rasa yang akan dilakukan pada Senin pagi berlangsung di penginapan RM Luas Indah. Ternyata tanpa diduga situasi itu dapat dibaca oleh kubu Kumpul. Entah siapa yang menggerakkan, tiba-tiba lebih dari seratus satgas menyerbu pertemuan yang dianggap rapat gelap itu. Menurut beberapa kader PDI-P yang saat itu berada di halaman penginapan, kedatangan satgas berlangsung bertahap. Dimulai pada pukul 24.00 dan makin lama makin banyak. Ketika satgas dan massa yang berkumpul makin banyak, mereka lalu memaksa masuk ke halaman hotel. Sebanyak 12 kader dan satpam penginapan yang menjaga pintu gerbang tak mampu lagi menghalau mereka. "Pada saat itu mereka dengan brutal memukul kami dan merusak mobil serta sepeda motor yang di parkir di halaman hotel," ujar Waluyo, kader PDI-P yang mengalami kejadian itu. Polres Slawi yang datang ke tempat kejadian langsung mengamankan sejumlah orang di enam kamar hotel tersebut. Mereka antara lain tiga anggota DPRD dari FPDI-P yaitu Drs Sulistiarso, Bambang Mugiarto, dan Slamet Efendi SE. Mereka kemudian diangkut ke Mapolres Slawi untuk diperiksa.
Penyerbuan itu menciptakan ketegangan pada siang harinya di gedung DPRD dan Kantor Sekretariat DPC di Jalan Jendral Sudirman. Satu peleton polisi siaga menunggu kedatangan kader PDI-P yang hari itu akan hadir dengan jumlah besar. Kapolres AKBP Drs Denny Iswoko ikut pula turun ke lapangan. Namun, sekitar 1.000 massa PDI-P justru mendatangi Kantor DPC. Mereka mengutuk perbuatan para satgas yang menyerbu dan memukuli saudara separtainya. Mereka menuntut agar sejumlah fungsionaris yang diamankan di Mapolres Slawi dibebaskan. Mereka menyesalkan pula penangkapan para fungsionaris partai. Seharusnya yang ditangkap dan ditindak tegas adalah pelaku perusakan dan penganiayaan. Bukan malah korban yang ditangkap, sedangkan pelaku perusakan dilepas. Ketua DPC PDI-P HU Kumpul Sutrisno menjelaskan, dia tidak tahu apakah gerakan yang akan melengserkan dirinya itu gerakan murni kader atau terkontaminasi pihak luar. Pihak luar itu eksekutif atau bukan, dia masih perlu melakukan klarifikasi. Saksi Diperiksa Wakapolres Slawi Kompol Edi Kusnowo mengatakan, pihaknya saat ini sedang menyelidiki kejadian di Pondok Makan Luas Indah yang melibatkan sekelompok orang beratribut Satgas PDI-P. "Kami menyelidiki kejadian itu. Untuk pengusutan kami mengamankan barang bukti enam mobil yang dirusak dan memintai keterangan saksi-saksi," paparnya didampingi Kasatserse AKP Zulfikar, kemarin. Dia menjelaskan, penyebab kejadian tersebut diduga berkaitan dengan persoalan internal DPC PDIP Pemalang. "Kami hanya menangani unsur perusakkannya. Untuk melanjutkan pengusutan, kami segera berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait. Apalagi, kasus ini sangat rentan karena bermuatan politis." Keenam mobil yang diamankan, antara lain tiga mobil kijang inventaris Pemkab Pemalang G-25-D, G-481-D, G-483-D, dan tiga mobil yang dibawa oleh rombongan pengurus PAC. Rata-rata kaca mobil itu pecah. Dia menuturkan, kejadian tersebut berawal ketika sekitar pada pukul 02.00 fungsionaris DPC PDI-P Kabupaten Pemalang yang sedang menginap di Pondok Makan Luas Indah, Desa Kedungkelor, Warurejo, Kabupaten Tegal diserang sekelompok orang. Selain merusak kaca mobil yang sedang parkir, penyerang juga merusak fasilitas kursi dan meja milik pondok makan itu serta beberapa bagian taman. Sementara itu, Sekretaris DPC PDI-P Pemalang Bambang Mugiarto kepada polisi mengemukakan, penyerangan itu datang tiba-tiba. Pada saat kejadian, ujar dia yang juga ikut menginap, seluruh pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) sedang menginap di pondok makan tersebut. "Perkumpulan itu untuk mempersiapkan audiensi dengan Ketua DPC PDI-P HU Kumpul Sutrisno pada siang harinya. Ada persoalan internal yang perlu kami bicarakan bersama," ujar dia di Mapolres Slawi.(sf,G12,aj-70e) | |||||