logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 1 Oktober 2002 Jawa Tengah - Pantura  
Line

Ingin Mengundurkan Diri, Malah Terpilih Lagi

PEKALONGAN - Inginnya mundur sebagai Ketua DPD Partai Keadilan (PK) Kota Pekalongan, namun kenyataannya terpilih lagi. ''Karena merupakan hasil musyawarah daerah maka saya terpaksa menerima amanah tersebut untuk menjabat kali kedua sebagai Ketua DPD PK Kota Pekalongan untuk tahun 2002-2005,'' kata Drs Solikhin DR Apt.

Ditemui Suara Merdeka di RM Murah Meriah Pekalongan, Solikhin mengakui sebenarnya dirinya sudah ingin mundur dan memberikan kesempatan kepada kader muda yang memiliki wawasan dan wacana ke depan. Dengan demikian, PK akan menjadi besar di Pekalongan.

Namun dalam musda tidak ada kader muda yang ingin menjadi ketua PK Pekalongan. Mereka malah menunjuk dirinya untuk memimpin lagi. ''Karena terpaksa, maka saya mau melaksanakan lagi,'' katanya.

Dia mengakui kultur yang ada di PK memang berbeda dengan di partai lain. Biasanya, untuk memimpin sebuah partai terjadi rebutan bahkan tidak sedikit yang mengakibatkan perselisihan antarkader. Namun di PK tidak ada rebutan dan penjegalan.

''Kader-kader sudah mengukur kemampuan dirinya sendiri dalam memimpin partai. Sebab partai itu jamaah dan jamaah itu juga partai. Mungkin jika mereka harus memimpin partai, akan merasa berat karena juga terkait dengan beban dakwah. Mereka takut tidak dapat melaksanakan, sehingga enggan menjadi ketua PK di Kota Batik.''

Solikhin membantah jika keengganan kader untuk menjadi pucuk pimpinan partai itu semata-mata karena PK masih kecil dan perjuangan ke depan akan lebih berat. ''Saya memperkirakan kalaupun partai sudah besar, diyakini tak akan terjadi perebutan jabatan. Semua sudah mengukur kemampuannya sendiri.''

Tujuh Hari

Musda I itu berlangsung di gedung Transito Pekalongan dan dihadiri Wali Kota Drs Samsudiat, Ketua DPW Daerah Dakwah Lima Drs Abdullah Fikri Faqih MM. Dalam musda itu diakui belum berhasil menyusun kepengurusan DPD PK dan baru menunjuk seorang ketua. Kepengurusan lainnya akan ditentukan melalui tim formatur yang dipimpin Drs Drs Izudin dengan empat anggota. Pembentukan kepengurusan lengkap akan diselesaikan paling lama tujuh hari.

Menurut dia, kepemimpinan periode ini cukup berat, mengingat pemilu tahun 2004. Berkaitan itu, maka sebagai pimpinan harus bekerja keras sehingga target mencapai 7.500 - 10.000 suara dalam pemilu mendatang dapat tercapai. Dengan demikian, PK akan memiliki wakilnya di DPRD Kota Batik minimal seorang anggota. ''Bahkan tidak aneh jika nantinya memiliki dua wakil di Dewan.''

Apa yang dilakukan untuk mencapai itu, menurut Solikhin dengan cara merekrut kader dari kalangan muda dan tua. Namun dari seluruh kader yang ada, sebagian besar kadernya tergolong masih muda usia.

Menurut dia, jumlah kader di PK sekarang ini 275 orang. Jumlah itu sudah meningkat dibandingpemilu tahun 1999 yang hanya 36 kader dan memperoleh 1.036 suara. Dalam tahun 2004 nanti, dia memperkirakan jumlah kadernya bertambah menjadi 750 orang dan diperkirakan mampu mendorong perolehan suara menjadi 7.500 sampai 10.000. (A15-70)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA