
| Selasa, 1 Oktober 2002 | Jawa Tengah - Pantura |
Gunung Sumbing Terbakar, Seorang TewasTEMANGGUNG Seorang pendaki Gunung Sumbing, Ashari (40) warga Klegen, Kecamatan Kedu, Temanggung, ditemukan tewas di lokasi kebakaran saat kawasan gunung itu terbakar Minggu malam lalu. Diduga dia terperosok jurang dan terbakar saat api melalap kawasan hutan. Perhitungan sementara luas tanaman gunung yang terbakar mencapai 100 ha. Korban ditemukan penduduk sudah dalam keadaan meninggal di kawasan Bukit Sigremeng, wilayah Desa Pagergunung, Kecamatan Bulu. Beberapa bagian tubuhnya seperti paha kanan dan perut menderita luka bakar. Menurut Kades Pagergunung, Imbuh Mudiyanto SH yang ikut melakukan evakuasi, korban ditemukan di jurang dengan kedalaman sekitar 70 meter. Sedangkan sumber api yang melalap tanaman di kawasan itu, hingga kini masih dalam penyelidikan pihak yang berwenang. "Korban naik ke Sumbing pada Sabtu sore, bersama delapan temannya. Tapi mereka tidak melapor di pos pendakian, sehingga kami tidak mengetahui," kata Kades kepada Suara Merdeka Terjebak Api Kades menduga, di rumahnya kemarin. korban terjebak kobaran api saat berusaha turun gunung. Beberapa temannya bisa lolos dan minta pertolongan penduduk setempat. Saat penduduk dan aparat keamanan melakukan pencarian, korban ditemukan berada dalam jurang. "Mungkin, saat menyelamatkan diri dari api dia terperosok ke dalam jurang. Padahal, di bawah sedang terjadi kebakaran," tambah Kades. Asisten Perhutani (Asper) Temanggung, M Rasum kemarin belum berhasil dihubungi karena tengah berada di Jawa Timur. Tapi dari Muspika Bulu didapat keterangan, kobaran api melalap tanaman pada areal seluas sekitar 100 ha. Tanaman yang terbakar, utamanya berupa pohon gunung seperti semak belukar dan rerumputan liar. Api merambat sangat cepat tanpa bisa diatasi, karena selain kondisi tanaman kering akibat kemarau juga angin bertiup agak kencang. Sebenarnya, titik api mulai kelihatan pada Minggu siang di sekitar Bukit Sigremeng. (nt-56). |