logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 21 September 2002 Surat Pembaca  
Line

Yang Saya Butuhkan Harga Terjangkau

Saya rakyat biasa ingin mengungkapkan uneg-unegku. Saya sebenarnya tidak peduli siapa pun yang jadi presiden dan tidak akan memilih atau mendukung kepada salah satu partai politik.

Yang kuinginkan dan kubutuhkan adalah harga kebutuhan hidup bisa terjangkau. Aku punya duit yang halal, bisa hidup senang, tenteram, aman, damai, dan gembira. Juga ingin selamat, sehat, dan bahagia dunia akhirat.

Buat para pembaca, mumpung masih hidup, yuk kita mencari bekal buat ke akhirat. Bekalnya bukan tumpukan harta kekayaan/uang, tapi amal ibadah, keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Mari kita berprinsip pada duit, yaitu doa, usaha, iman dan taqwa, bukan pada duit/uang.

Asri Wahyuningsih
Jl Bengawan Solo 27 Semanggi Solo

***

Kurang Berakhlak

Iklan shampo Sunsilk memvisualisasikan seorang cewek dengan muka cemberut mencoret-coret foto cowoknya. Kemudian dilanjutkan dengan caci-maki, yang tanpa sadar ia tidak bercermin pada diri sendiri rambutnya yang acak-acakan.

Kemudian datang cowok gadis tersebut membawa bingkisan cinta yang menawan. Namun sangat mengecewakan mengapa iktikat baik si cowok justru dibalas dengan akhlak yang buruk, yaitu menimpuk wajah si cowok dengan kue.

Sungguh itu bukan pencerminan dari etika bangsa yang berkepribadian serta berakhlak mulia dan semoga tayangan iklan semacam itu tidak ditiru masyarakat. Saya mengimbau shampo Sunsilk mencabut iklan tersebut.

Muhammad Danial
Kebulen 1/30, Pekalongan

***

Data Bank Dikontrol oleh Ditjen Pajak

Dalam rapat dengan P-5 (Persatuan Para Pensiunan Pegawai Pajak) beberapa waktu lalu, Dirjen Pajak Hadi Poernomo menjelaskan instansinya kini dapat menguasai data bank secara lengkap.

Di antaranya rekening koran, dokumen laporan kekayaan orang/badan yang menjadi pelanggan bank dan lainnya. Barangkali kerahasiaan bank kini sudah dibuka bagi Ditjen Pajak oleh Menteri Keuangan/Bank Indonesia.

Ya ini sungguh bagus, jika ingin mengenakan pajak menurut keadaan sebenarnya. Juga cukup bagus karena telah dinyatakan secara terbuka sehingga para pengusaha tahu.

Sudah pula dibentuk Kantor Pelayanan Pajak WP Besar, berkantor di bekas gedung Humpuss di Jl Medan Merdeka Timur untuk 200 WP yang didaftar. Barangkali WP-WP Besar ini akan memperoleh prioritas untuk dikoreksi pajaknya. Sungguh bagus.

Apa ada cara mengelak atau menghindar?. Untuk tahun pajak 2001 ke bawah, barangkali tidak, tapi mulai 2002, WP Besar bisa membuka atau memindahkan rekening bank ke bank asing di Singapura. Pengambilan uang tunai memakai kurir.

Atau mungkin bisa bekerjasama dengan cabang bank asing di Jakarta, agar diatur pengambilan uang tanpa masuk rekening koran serta dibuat secara terpisah dan tidak dilaporkan kepada pemerintah. Ya makin sulit dan butuh biaya banyak operasi kegiatan perusahaan.

Apa hal ini akan menambah sebanyak mungkin investor asing akan meninggalkan Indonesia. Kegiatan ekonomi berusaha di Indonesia akan semakin menjadi kacau. Mana yang lebih penting?

O ya agar administrasi data komputer di KPP WP Besar (kode program) dijaga dan diawasi, jangan sampai bocor. Sebab jika bocor data dapat saja dirusak/dihapus oleh orang usil. Bisa celaka.

Suharsono Hadikusumo
Jl Perjuangan 2 KebonJeruk Jakarta

***

Oh.. Nasibmu PDAM

PDAM, terutama Semarang dan kota lain sering mendapat kecaman, grundelan, kritik halus dan kasar dari masyarakat. Mereka merasa tak puas pelayanan PDAM, crat-crit, bau kaporit dan tercemar akibat pipa bocor.

Pembelaan diri dari PDAM biasanya diplomasi berbau mungkir dan melempar tanggung jawab sudah menjadi tren untuk keluar dari jeratan tuduhan tidak profesional di bidangnya.

Kami temukan gagasan, PDAM jangan menaikkan harga dan jangan menggunakan pipa pralon, apalagi di daerah jalur lalu lintas umum. Pakai saja pipa besi yang tahan benturan keras.

PDAM perlu segera mereformasi diri, misalnya mengurangi karyawan. Mengganti saluran ke konsumen dengan pipa besi tanpa membebani pelanggan. Kerusakan meteran juga tanggungan perusahaan serta segera membangun reservoar.

Pelanggan perlu membuat tandon air untuk menanggulangi bila terjadi kelambatan aliran air. PDAM harus peka laporan pelanggan. Para elit politik tak usah berpikiran membuat pansus air minum, tapi ikut merunut kebocoran itu.

Kalau perlu para elite politik menyarankan PDAM dibongkar dan ditangani swasta. Pemprov/Pemda membuat sumur-sumur artetis dan kepengurusannya serahkan saja kepada masyarakat.

Soedoro Witjaksono, BA
Bendo Rt 3/Rw 1 Pecangakan Comal Pemalang

***

Serangan Umum

Setelah membaca berita Suara Merdeka 28 Agustus berjudul Pelaku SO 1 Maret Meninggal, perkenankan saya mengajukan pertanyaan mengapa Serangan Umum 1 Maret yang terjadi tahun 1949 masih ditulis dengan Serangan Oemoem dan disingkat SO.

Saya ingat benar perubahan dari oe menjadi u pada ejaan bahasa Indonesia sudah terjadi sejak tahun 1947. Mohon penjelasan dari yang berwenang.

Ny Soedarwati S
Jl Kalisari Baru 9 Semarang

***

Paguyuban Lamongan

Dalam rangka menyambung tali silaturahmi, kami harap kepada warga/mahasiswa/kelompok/paguyuban/perhimpunan yang berasal dari daerah Lamongan di perantauan memberikan informasi tentang nama dan alamatnya.

Alamat disampaikan ke Kantor Informasi dan Komunikasi Kabupaten Lamongan, Jl Basuki Rachmat Nomor 215 A Telepon (0322) 321026 Fax 0322 321026 Lamongan 62216 Jatim.

Kepala
Drs Kasma

***

Tanggapan KA Kaligung

Menanggapi keluhan Saudari Dwi K Palupu 15 September tentang pengalaman naik KA Kaligung, kami berharap agar memperhatikan istilah "teliti sebelum membeli dan teliti sebelum meninggalkan loket" sehingga kekeliruan sedapat mungkin diselesaikan tanpa ada yang merasa dirugikan.

Aturan yang berlaku di PT KA (Persero), bilamana penumpang tidak mempunyai tiket yang sah, akan dikenakan biaya 2 kali lipat harga tiket.

Kepala Hubungan Masyarakat PT KA (Persero) Daop IV Semarang
Suprapto
NIPP 22858

***

Temu Alumni FH UWMY

Panitia Dwi Dasa Warsa Fakultas Hukum Universitas Widya Mataram Yogyakarta, mengundang alumni untuk bernostalgia sambil menyaksikan perkembangan almamater di usia 20 tahun ini.

Setelah sekian lama berpisah, kini saatnya melepas kerinduan dalam acara "Untukmu Fakultasku" pada tanggal 28 September 2002 pukul 14.00 WIB.

Alumni agar menghubungi Sekretariat Dwi Dasa Warsa FH UWMY nDalem Mangkubumen KT III/ 237 Yogyakarta telp (0274) 419648, 419649 atau M Zaki Sierrad 08122769291, Kelik Endro Suryono 08122744050, Sunarta 08122757050.

M Zaki Sierrad, SH CN
Ketua Peringatan


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA