logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 21 September 2002 Sala  
Line

SERAMBI

Revitalisasi, Angkat Citra Alun-alun Kidul

SADAR akan potensi ekonomi yang dimiliki Alun-alun Kidul Keraton Surakarta tak sebaik Alun-alun Lor, perencanaan proyek revitalisasi terhadap lokasi itu pun harus dicarikan model paling pas. Terhadap persoalan itu, berikut tanggapan Kepala Dinas Tata Kota Ir Masrin Hadi.

Apa yang akan menjadi titik berat pembangunan di sana?

Kondisi keduanya agak berbeda. Alun-alun Lor memiliki Pasar Klewer, sedangkan Alun-alun Kidul tidak. Karena itu, akan dicarikan bangunan yang bisa menjadi daya tarik kuat.

Apa wujud bangunan itu?

Bisa saja semacam monumen atau sejenisnya, tapi yang jelas wujud bangunan itu sedang kami bahas dengan komunitas Solo Heritage Soceity (SHS). Kami yakin, SHS yang peduli terhadap kelestarian bangunan kuno akan memberikan masukan terbaik bagi Solo, sebab proyek itu juga turun setelah Departemen Kimpraswil dan Bappenas bertemu dengan sejumlah anggota SHS.

Selama ini kawasan itu dikenal kumuh, sering digunakan sebagai tempat mangkal pelacur. Apakah proyek itu juga diarahkan untuk mengubah citra?

Secara tidak langsung ya, sebab dengan makin terpelihara bangunan cagar budaya itu, kesan mesum di sana akan hilang. Harus diingat, revitalisasi Alun-alun Kidul dimaksudkan untuk meningkatkan derajat perekomian warga. Sasaran kita warga kelas menengah ke bawah.

Dana yang turun berapa?

Jumlah pastinya kami belum tahu, tapi hampir sama dengan proyek revitalisasi Alun-alun Lor (tahap I & II) yang mencapai hampir Rp 3,5 miliar. Hanya, Pemkot juga harus siap dengan dana pendamping. Soal besarnya juga belum diketahui. Meski demikian, Gubernur Jateng tak keberatan untuk ikut membantu, yakni lewat APBD I.(Budi Santoso-c)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA