
| Sabtu, 21 September 2002 | Sala |
Berkeliaran, 94 Pelajar SLTA Digaruk
WONOGIRI-Sedikitnya 94 pelajar dari sejumlah SLTA swasta dan SMU negeri di Wonogiri digaruk Tim Operasi Penanggulangan Penyakit Masyarakat (Pekat) Polres Wonogiri, kemarin. Mereka digaruk karena berkeliaran pada saat jam efektif sekolah. Bahkan, di antara mereka ada yang lagi asyik main mesin dingdong. Bersamaan itu, tim juga menyita 343 botol minuman keras (miras) aneka merek dan 10 liter ciu dari lima penjualnya. Kapolres AKBP Drs Darwin Butar Butar melalui Perwira Penghubung Penerangan (Pabungpen) AKP Warseno, Jumat kemarin (20/9) mengatakan, tim Operasi Pekat dipimpin langsung Kasat IPP AKP Joko Arif. Tim yang juga mendatangi toko Ny Minem di Kecamatan Jatisrono menyita minuman beralkohol 109 botol. Kemudian dari Nanto dan Mamo, keduanya di Kelurahan Wonokarto Kecamatan Wonogiri Kota, disita 10 liter ciu dan dua botol minuman keras. Di warung Ny Suyatmin Kecamatan Purwantoro tim menyita 130 botol minuman keras dan di warung Slamet di Kecamatan Ngadirojo 102 botol. Para tersangka penjual miras ini akan diajukan ke pengadilan negeri untuk disidang perkaranya. Dikatakan, tim operasi juga menggaruk 94 murid dari berbagai SLTA swasta dan SMU negeri yang berkeliaran pada jam-jam efektif bersekolah. Perinciannya, 32 pelajar dirazia di ibu kota Kecamatan Baturetno (sekitar 40 kilometer arah selatan kota Wonogiri) dan 62 pelajar digaruk di kota Wonogiri. Tempat Wisata Dihubungi terpisah, Kepala Kantor Kesatuan Bangsa Perlindungan Masyarakat (Kesbanglinmas) Drs Sudarno mengatakan, para pelajar dirazia saat berkeliaran di tempat-tempat keramaian seperti pertokoan, terminal, pasar dan tempat wisata. ''Bahkan ada yang ketika dirazia masih asyik main mesin permainan dingdong,'' ungkapnya. Para pelajar yang terkena razia, diserahkan ke pihak sekolahnya untuk diberikan pembinaan oleh guru BP-nya. Operasi penanggulangan miras dan razia pelajar tersebut mendapat sambutan positif dari anggota DPRD Hamid Noor Yasin SSos. ''Kami salut kepada aparat yang mau peduli melakukan Operasi Pekat,'' ujarnya. Anggota Fraksi Amanat Keadilan Persatuan (FAKP) DPRD ini berharap operasi seperti itu dapat diteruskan secara periodik dan ditingkatkan baik dari segi kuantitas maupun kualitasnya.(P27-14K) |