
| Sabtu, 21 September 2002 | Olahraga |
Saat Menentukan bagi Valentino RossiBALAP motor Grand Prix (GP) Rio de Janeiro, Brasil, menjadi saat yang menentukan bagi Valentino Rossi, pemimpin klasemen kelas MotoGP. Rossi akan menjadi juara kelas MotoGP tanpa harus menunggu musim balapan selesai jika dia juara dan pesaing terdekatnya, Tohru Ukawa, masuk finish di luar empat besar. Sesuai dengan prediksi saya pada awal lomba musim ini, Rossi yang berasal dari Italia akan memenangi kelas baru yang sebelumnya berlabel 500 cc itu. Kehebatan eks juara dunia kelas 125 cc, 250 cc, dan 500 cc tersebut sudah dibuktikan lewat dominasinya selama ini. Rossi mampu memenangi sembilan dari 11 GP. Dia cuma sekali tak mampu menyentuh garis akhir di GP Ceko. Kala itu motor Honda-nya ngadat, sehingga harus berhenti. Bagaimana peluangnya di Rio? Jika kesiapan Honda RC21 1V miliknya tak ada masalah, pembalap yang memilih tinggal di London, Inggris ini sulit dibendung. Dilihat dari sisi teknis, kemampuan Rossi masih di atas lawan-lawannya. Di medan basah pun dia tetap oke. Sekali lagi, musuh terberat Rossi hanyalah dirinya sendiri. Kalau semua berjalan normal, tak sulit buat dia untuk memenangi GP Rio sekaligus memastikan gelar juara dunia. Peluang Ukawa Ukawa yang juga rekan setim Rossi, tentu tak mau terlempar dari posisi empat besar. Bagaimanapun, pembalap Jepang ini akan berusaha mati-matian menghambat koleganya itu untuk mengamankan gelar. Namun peluang Ukawa sangat berat. Dia baru mengemas 156 poin atau tertinggal 89 angka di belakang Rossi. Saya kira lawan paling serius justru Max Biaggi. Biaggi yang mengumpulkan 144 poin berusaha keras mencatat hasil bagus untuk menggeser kedudukan Ukawa. Performa Yamaha YZR-M1 milik Biaggi juga makin sempurna. Satu pesaing lain yang bisa mengejutkan adalah Daijiro Kato. Eks juara kelas 250 cc itu memperlihatkan kemajuan pesat sejak menggunakan Honda seperti yang ditunggangi Rossi. Bagaimana persaingan di kelas 250 cc? Saya menjagokan Marco Melandri. Pembalap asal Italia ini akan mendapat tantangan berat dari Fonsi Nieto (Spanyol) dan Roberto Rolfo (Italia). Pada kelas 125 cc, juara bertahan Manuel Poggiali tak boleh lengah lagi. Sebab, Arnaud Vincent terus menyodok. Vincent kini malah memimpin klasemen dengan 194 poin atau 23 angka di atas Poggiali. Saya berharap tidak turun hujan, sehingga pertarungan di lintasan bisa berjalan normal. (Kiminglondo, bekas juara nasional, pemerhati balap motor-59c) Siaran Langsung TV 7 GP Motor RioSabtu, Pukul 23.00 |