logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 21 September 2002 Berita Utama  
Line

Bupati Tegal Berharap DPRD Setuju

  • Soal Pinjaman Rp 10 Miliar PG Pangka

SLAWI - Meski dinilai kontroversial mengenai usulan Pemkab Tegal memberi pinjaman Rp 10 miliar ke Pabrik Gula (PG) Pangka, Bupati Tegal Drs Soediharto tetap mengharapkan Panitia Anggaran DPRD bisa menerima usulan itu. Sebab, selain dalam rangka memikirkan nasib ribuan karyawan yang bekerja di PG Pangka, juga pinjaman itu telah mendapat jaminan Direksi PTP Nusantara IX.

''Nanti terserah dari panitia anggaran mau diterima atau tidak. Usulan itu kami sampaikan dengan alasan melihat kondisi PG yang akan kolaps. Apakah kita akan berdiam diri dengan melihat sekitar 5.800 karyawan dan pekerja gula akan kehilangan pekerjaan,'' ujar Bupati di kantornya, kemarin.

Dia menjelaskan, usulan pinjaman itu sesuai dengan laporan dari PG Pangka yang membutuhkan suntikan dana.

''Berdasarkan laporan dari PG dari jumlah karyawan 1.300 dan pekerja tebang tebu 4.500 terancam kehilangan pekerjaan. Nah, kebetulan kita ada dana. Jika memang benar dibutuhkan dan sifatnya adalah pinjaman, mengapa tidak,'' ujarnya.

Menurut Bupati, secara mikro pinjaman itu sangat berarti untuk keberlangsungan manajemen PG. ''Memang jika dilihat kebutuhan secara makro bantuan itu cukup kecil, apalagi dikaitkan dengan persoalan gula nasional. Setidak-tidaknya lebih baik kita berbuat daripada tidak sama sekali. Toh itu menyangkut masyarakat Kabupaten Tegal juga.''

Apakah tidak khawatir akan diikuti perusahaan lain? Bupati mengatakan, Pemkab akan melihat kepentingan dan dana yang tersedia. PG Pangka, ujar dia, memiliki peran dalam perekonomian. Selain itu, juga merupakan aset negara. ''Itu bisa dilihat dari kepentingannya. Kebetulan ada dana dan menggunakan perjanjian yang jelas.''

Sedangkan mengenai anjuran agar pinjaman dialokasikan ke petani tebu, dia mengatakan, Pemkab sudah mengucurkan dana 1,5 miliar. ''Persoalannya sekarang yang sedang menghadapi masalah adalah manajemen PG bukan petani tebu. Memang kita kembali lagi apakah akan disetujui atau tidak, terserah panitia anggaran.''

Sedangkan dari rapat pembahasan panitia anggaran, usulan Bupati tersebut belum mendapat kesepakatan antaranggota DPRD. Ketua DPRD Agus Riyanto SSos menegaskan, panitia anggaran masih menggodok dari usulan yang masuk dan akan meminta argumentasi yang konkret dari pemkab. ''Belum, kita masih mencari rumusan yang jelas tanpa menimbulkan masalah baru.'' (G12-16t)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA