
| Sabtu, 21 September 2002 | Semarang & Sekitarnya |
Dihujani Peluru, Pencuri Motor RobohKENDAL - Seorang gembong pencuri motor bernama Ngadimin (40), warga Mangkang Kulon RT 1/RW 2 Kecamatan Tugu, Semarang, yang sejak lama menjadi buron polisi, akhirnya dibekuk petugas gabungan dari Polres Kendal dan Polwil Semarang, di Desa Bapang, Merakrejo, Bawen, Kamis (19/9) sekitar pukul 14.00. Namun, karena dia berusaha melarikan diri saat akan ditangkap, petugas terpaksa memberondong tembakan ke sekujur tubuhnya. Sebanyak enam butir timah panas bersarang ditubuhnya. Menurut Kapolres Kendal AKBP Syukrani didampingi Kasatserse AKP Sutana, pelaku sudah lama diburu aparat. Selain terkait kasus pencurian motor, tersangka juga ditengarai pada beberapa waktu lalu melakukan pencurian di sebuah pompa bensin mini di daerah Sukorejo. "Sebelumnya berulang kali kami berusaha menangkapnya. Namun dia licin bagai belut, sehingga selalu lolos," tegasnya. Sutana menjelaskan, keberhasilan penangkapan terhadap salah seorang pelaku pencuri motor itu berkat informasi dari masyarakat. Menindak lanjuti laporan itu, aparat Kepolisian menurunkan delapan anggotanya, yang terdiri atas empat anggota pilihan dari Polres Kendal, dan empat anggota Polwil Semarang. "Saat dilakukan penangkapan di rumah kontrakannya, pelaku berusaha melarikan diri. Padahal, kami sudah memberikan beberapa kali tembakan peringatan. Namun tidak digubris. Akhirnya, kami terpaksa mengarahkan tembakan ke tubuhnya. Meski tubuhnya kami hujani dengan peluru, namun tersangka baru roboh sekitar 150 meter dari lokasi penembakan," jelas Kasatserse. Dia mengatakan, peluru yang bersarang ditubuhnya sebanyak enam butir. Masing-masing bersarang di telapak tangan kiri, jari tangan kanan, pantat, perut, paha kaki sebelah kanan serta pada tumit kaki kiri. "Kami menduga pelaku adalah anak buah Puji Bandono dedengkot pencuri motor yang telah tertangkap sebelumnya. Dari tangan Puji kami berhasil mengamankan dua buah sepeda motor. Sedangkan, dari Ngadimin kami belum memperoleh barang-bukti. Meski demikian kasus ini masih terus dikembangkan, diharapkan akan diperoleh barang-baukti baru," tegasnya. (ss-76) |