
| Sabtu, 21 September 2002 | Internasional |
Diserang, Pasukan AS di Afghanistan TimurBAGRAM - Tentara dari divisi Pasukan Khusus AS di Afghanistan timur kemarin diserang dengan roket 107 mm dan senapan mesin berat oleh kelompok Talib-Al Qaedah, tetapi tidak ada korban, kata militer AS. Pasukan AS melakukan tembakan balasan dari markas dekat Lwara dalam peristiwa yang berlangsung antara satu dan dua jam itu, kata juru bicara militer Kolonel Roger King kepada wartawan di Pangkalan Angkatan Udara Bagram, sebelah utara Kabul. King mengatakan kepada wartawan, tidak ada tentara AS yang tewas mau pun luka-luka dalam peristiwa itu. Menurutnya, sejumlah penyerang tak dikenal meluncurkan enam roket 107 mm dan melepaskan tembakan senapan mesin sehingga memaksa tentara AS di darat melakukan serangan balasan dengan mortar dan senapan mesin. Dua pesawat A-10 Thunderbolt II ''Warthog'' AS menjatuhkan empat bom seberat 250 pound, melepaskan 500 tembakan berdaya ledak tinggi dari meriam airnya dan meluncurkan empat roket 2,75 inci dalam mempertahankan pangkalan tersebut, jelasnya. King menjelaskan, para penyerang itu diduga para pejuang pendukung eks rezim Talib atau Al Qaedah, namun hal itu masih diselidiki. Berbeda Serangan roket terhadap pangkalan AS merupakan kejadian rutin di wilayah Afghanistan selatan dan timur, tetapi peristiwa kemarin itu berbeda karena penyerang yang terlibat berada di sekitar tempat kejadian. Serangan roket terdahulu selalu melibatkan penggunaan alat pengatur waktu untuk melakukan serangan balasan setelah para penyerang meninggalkan tempat kejadian. Namun, King mengesampingkan serangan tersebut dengan mengatakan, para penyerang tidak pernah berada dalam jarak 1.000 meter dari pangkalan. ''Kami terus mengadakan kontak dengan orang-orang yang kami yakini menjadi anggota Al Qaedah atau orang-orang yang mendukung jaringan pimpinan Usamah bin Ladin itu,''jelasnya. ''Kontak-kontak itu relatif tidak terkoordinasi dan tidak efektif.'' ''Serangan itu lebih merupakan gangguan atau usikan,'' katanya. ''Serangan tersebut lebih menunjukkan seseorang yang tidak memiliki kemampuan untuk melakukan sesuatu yang lebih besar.'' Pangkalan pasukan AS di Lwara berada dekat Kota Khost, tempat terjadinya bentrokan berdarah pada pekan-pekan terakhir antara warga dan suku Afghanistan yang bermusuhan. Pasukan AS berada di Afghanistan menumpas sisa-sisa Talib dan sekutunya Al Qaedah. Jaringan Al Qaedah dituduh sebagai pelaku serangan 11 September 2001 di New York dan Washington, ketika pelaku membajak pesawat penumpang dan menghujamkannya ke WTC dan Pentagon.(rtr-niek-46) |