logo SUARA MERDEKA
Line
  Sabtu, 21 September 2002 Jawa Tengah  
Line

Inventarisasi untuk Bahan LPJ Bupati

PURWOKERTO- Meskipun masa tugas Bupati Banyumas masih setahun lagi, namun jauh-jauh hari telah disusun salah satu materi laporan pertanggungjawabannya. Yaitu, penyusunan neraca kabupaten.

Untuk melengkapi materi neraca dalam Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Bupati Banyumas mendatang, Pemkab membentuk Tim Inventarisasi Barang Daerah. Tim akan melakukan penyusunan neraca awal Kabupaten Banyumas tahun 2002.

''Hasil penyusunan neraca tersebut digunakan sebagai salah satu lampiran LPJ Bupati,'' tegas Kepala Bagian Keuangan Pemkab Banyumas Pitoyo kepada Suara Merdeka Jumat (20/9) di ruang kerjanya.

Dia menjelaskan, pembentukan tim tersebut bukan untuk mendata aset-aset Pemkab yang dianggap hilang. Saat ini, semua kabupaten melakukan hal yang sama. Jadi tidak hanya dilakukan di Kabupaten Banyumas saja.

Neraca awal, lanjut dia, untuk sebuah kabupaten merupakan hal yang baru. Ini disebabkkan karena sistem akuntansi yang berubah. Sekarang, mulai tahun 2002 setiap kabupaten menggunakan sistem akuntasi double entry. ''Kalau dulu memakai single entry.''

Materi dalam penyusunan tersebut antara lain neraca itu sendiri dan aliran kas. Dari penyusunan itu nantinya dapat diketahui kemampuan keuangan daerah.

Pitoyo menambahkan, karena merupakan barang baru dan pertama kali di Indonesia. Maka pelaksanaannya tidak mampu dikerjakan oleh Pemkab sendiri. ''Pemkab tidak punya tenaga ahli untuk melakukan penyusunan neraca akuntansi itu,'' jelasnya.

Agar pelaksanaan inventarisasi itu berjalan baik, Pemkab telah menggandeng pihak ketiga. Yaitu, BPKP yang akan membantu pegawai di kabupaten melakukan inventarisasi tersebut. (jm-68)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA