
| Senin, 16 September 2002 | Sala |
SERAMBI Pertahankan BKKBN Sesuai dengan Fungsi
SEBERAPA jauh persiapan Pemerintah Kota Surakarta menerima anggota baru, Kantor BKKBN, sebagai bagian keluarga besar di wilayah ini? Tentu saja peleburan itu tak harus menghilangkan tugas utama kantor yang mengurusi soal KB tersebut. Berikut tanggapan Sekretaris Daerah Drs Qomarrudin MM. Seberapa jauh proses peleburan itu? Rencana itu masih dibahas tim SOT. Bila rampung kami diskusikan dengan DPRD. Pengesahan penggabungan BKKBN menjadi bagian dari keluarga Pemerintah Kota harus disahkan DPRD. Apakah BKKBN sudah menyerahan semua dokumen? Mereka sudah menyerahkan. Namun belum semua kami cek. Kami berharap isi dokumen sesuai dengan kenyataan di lapangan. Jadi jangan sampai terjadi penyerahan karyawan saja, tetapi aset tidak. Apa bentuk kelembagaan sudah dipikirkan? Sejauh ini belum final. Apakah berbentuk dinas, kantor, atau badan masih dalam pengajian. Penentuan itu kan ada parameternya, ada pengajian teknis. Yang penting kami ingin mempertahankan fungsi kantor itu seperti semula. Bahkan setelah bergabung ke pemerintah kinerjanya makin bagus. Apakah tak khawatir jika salah menentukan lembaga, semua bantuan dari negara donor dihentikan? Soal ini tentu sudah dipikirkan pemerintah pusat. Mereka tak mungkin melepas, jika kelak justru menjadi beban daerah. Persoalan KB kan sangat penting, sehingga tak mungkin Jakarta melepaskan tanggung jawab begitu saja. Negara donor yang selama ini membantu program KB, saya yakin tetap jadi pendamping. Saya yakin itu.(Budi Santoso-42g) | |||||