
| Selasa, 17 September 2002 | Semarang & Sekitarnya |
Pembobol Rumah Kosong Ditembak
SEMARANG BARAT-Aparat Polsek Semarang Barat, Sabtu (14/9) mengungkap kasus pembobolan rumah di sejumlah wilayah. Salah seorang tersangka, Supriyanto (33) alias Pi'i, warga Jalan Lodan X/15, Bandarharjo, Semarang Utara, ditembak kakinya karena berusaha kabur saat diminta menunjukkan persembunyian rekannya. Polisi masih mengejar pelaku lain yang sudah diketahui identitasnya. Adapun Pi'i ditangkap seusai beraksi di sebuah rumah di Jalan Abdulrahman Saleh 69, Jumat (13/9) sekitar pukul 09.00. Saat itu rumah hanya ditunggui Nurkhayati (16), pembantu. Bersama rekannya, Pi'i menyamar sebagai calon pembeli mobil Toyota Kijang yang ditawarkan oleh pemilik rumah. Di tengah-tengah pembicaraan, tersangka minta izin masuk ke belakang, sementara rekannya mengajak ngobrol pembantu. Sang pembantu curiga terhadap gerak-gerik dua tamu itu. Apalagi sebelumnya mereka datang ke rumah tersebut untuk menanyakan hal yang sama. Tangkap Basah Ketika mengecek ke belakang, pembantu itu mendapati tersangka sedang berusaha mencongkel pintu kamar majikannya. Dia bergegas menelepon polisi. Beberapa reserse menangkap Pi'i, sedangkan rekan tersangka melarikan diri dengan mengendarai motor. ''Tersangka terpaksa ditembak karena berusaha kabur saat diminta menunjukkan persembunyian rekannya di Pedurungan,'' kata Kapolsek AKP Anwar Efendi didampingi Kanit Resintel Iptu Arif Haryanto. Dua butir timah panas tembus di paha dan pergelangan kaki kanan tersangka. Dari tangan Pi'i, polisi menyita uang Rp 3,4 juta, sejumlah perhiasan emas senilai jutaan rupiah, dan sebuah linggis pendek yang biasa digunakan untuk mencongkel pintu atau jendela. Kapolsek menambahkan, tersangka mengaku sudah tiga kali membobol rumah kosong di wilayah Semarang Tengah dan Semarang Utara. Pembobolan selalu dilakukan berpasangan dengan orang yang berbeda. Dalam aksinya itu, tersangka menyikat satu unit komputer dan sebuah organ. Uang hasil penjualan digunakan untuk berfoya-foya. (G3-13c) | |||||