logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 17 September 2002 Semarang & Sekitarnya  
Line

Soal KUT, Ketua Poktan Dilaporkan ke Polisi

DEMAK-Karena diduga memalsu tanda tangan pencairan dana KUT tahun 1999, Md, ketua kelompok tani Sumber Jaya I Desa Sukodono, Bonang, dilaporkan ke polisi oleh petani korbannya, Suyono (53), warga satu desa, Senin (16/9). Akibat perbuatan Md, para petani merugi sekitar Rp 73.511.000.

Laporan diterima petugas Pamapta Polres Demak Ipda Ikhsan. Korban menjelaskan, petani yang dirugikan 45 orang dengan luas sawah 53 ha .

Kasus itu berawal saat Md mengajukan rencana daftar kebutuhan kelompok (RDKK) tani 1999 untuk mendapatkan dana KUT. Dalam RDKK ada sekitar 75 petani dengan areal sawah 93 ha. Untuk setiap hektare sawah, petani berhak mendapat dana KUT Rp 1.387.000. Bila dijumlahkan, pencairan dana KUT Rp 128.991.000.

Namun saat dana KUT cair, tidak semua petani mendapatkan. Dari 93 ha sawah, dana untuk 53 ha dikatakan Md tidak cair. Bila dijumlahkan dengan hak setiap petani, dana yang belum diterima petani Rp 73.511.000.

Karena tidak cair, para petani bertanya-tanya. Dia menemukan sebuah surat kuasa seolah-olah menguasakan ke Md untuk mengambil dana KUT. Ternyata tanda tangan dia palsu.

Lapor

Kasus itu dia laporkan ke Kantor Kejaksaan Negeri Demak tahun 2000. Hasil pemeriksaan jaksa berbeda. Md mengaku dana KUT yang cair hanya untuk 40 ha, sedangkan dana untuk 53 ha belum cair. Disebutkan pula Rp 40 juta dana yang sudah cair dipinjam Koperasi Karya Purna Mandiri Demak.

Namun kepada Suwindi, petugas kejaksaan, Md mengaku dana KUT untuk 93 ha sawah petani sudah cair. Tetapi dana untuk 53 ha sawah dipinjamkan Md ke koperasi yang dipimpinnya. Md hingga kemarin belum dapat dihubungi.

Kapolres Demak AKBP Drs Her Aris Sumarman didampingi Kasatserse AKP Sapuan SH menuturkan ulah terlapor bisa digolongkan sebagai tindak korupsi. ''Itu termasuk kategori tindak pidana korupsi,'' kata dia di ruang kerjanya, kemarin.(G5-76g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA