logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 17 September 2002 Jawa Tengah - Banyumas  
Line

Mendesak, Kejelasan Status Tanah SMK YPE Sumpiuh

SUMPIUH- Ketua Yayasan Pendidikan Ekonomi (YPE) Sumpiuh, Hadi Suroso mengatakan, YPE menginginkan penyelesaian cepat permasalahannya dengan Perusahaan Daerah Jawa Tengah.

Yaitu menyangkut status tanah yang dipakai Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dikelola yayasan itu. ''Sebenarnya ini permasalahan lama dan kami tidak ingin penyelesaiannya berlarut-larut seperti yang dilakukan sebelumnya,'' ungkapnya kemarin.

Pihak yayasan, lanjut dia, mengharap penyelesaiannya akan menguntungkan YPE karena bangunan yang berdiri diatas tanah itu merupakan lembaga pendidikan. Permasalahan kasus tanah SMK YPE kembali mencuat setelah pihak Perusda Provinsi Jawa Tengah, melalui surat nomor 5936/136/2002 memanggil pengurus SMK YPE dan beberapa pihak yang menggunakan aset tanah itu.

Apalagi tanah itu statusnya dalam pengawasan dan wewenang Perusda dan Pemda Provinsi Jawa Tengah. ''Kami dipanggil ke Semarang untuk membicarakan permasalahan pemanfaatan lebih lanjut aset tanah yang ada di Banyumas itu.''

Sebagai tindak lanjut pemanggilan tersebut, tanggal 22 Juli 2002 pihak SMK YPE dan Perusda Jateng mencapai kesepakatan untuk membentuk Tim Penyelesaian Aset oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. (ms-68)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA