logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 17 September 2002 Jawa Tengah - Kedu & DIY  
Line

Warga Jagang Nyaris Putus Asa Mencari Air

TEMANGGUNG- Sejumlah desa di Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, pekan-pekan terakhir ini kesulitan air bersih. Namun beberapa telah mendapat bantuan dari PT Bank BPD.

Warga Dusun Jagang, Kalimanggis, misalnya, nyaris putus asa untuk memperoleh air bersih. Mereka harus berjalan kaki 3 km untuk mengambil air di sumber bawah. Padahal, debit air di sumber itu kini menipis karena hanya berupa air rembesan.

"Untuk sampai ke sumber itu kami harus melewati bukit terjal. Banyak warga di sini berangkat mencari air pada pukul 03.00," kata Kepala Dususn Jagang, Sudarwanto (35).

Karena itulah ketika bantuan PT Bank BPD Temanggung tiba akhir pekan lalu, warga dusun itu menyambut dengan penuh kegembiraan. Banyak warga menyatakan tidak tahu harus ke mana lagi mencari bila tak ada bantuan.

Marwan Sutejo, staf bagian sosial Kecamatan Kaloran, menuturkan daerah rawan air berada di bagian utara. Yakni, Desa Kalimanggis, Getas, Tleter, Gandon, dan beberapa desa di sekitarnya.

"Kesulitan air di desa-desa itu tergolong kritis. Kami sudah melapor ke Bupati akhir pekan lalu untuk meminta bantuan air," kata dia, kemarin.

Sementara itu, PT Bank BPD Temanggung berencana memberikan bantuan 20 tangki air. Tahap pertama pada akhir pekan lalu pihaknya memberikan 80 jerigen ukuran 25 l ke masyarakat.

Pemimpin PT Bank BPD Temanggung, Drs Munandar, mengemukakan maksud pemberian jerigen itu bila kelak bantuan turun mereka tak kerepotan lagi. (nt-56g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA