logo SUARA MERDEKA
Line
  Selasa, 17 September 2002 Jawa Tengah - Kedu & DIY  
Line

Dua Candi Hindu dan Buddha Ditemukan Dekat Borobudur

BOROBUDUR- Wahani (49), pembuat batu bata, menemukan bangunan candi yang terbuat dari batu bata. Letaknya sekitar lima kilometer barat daya Candi Borobudur. Candi itu diduga peninggalan Abad IX atau zaman Hindu.

Beberapa warga Dusun Samberan, Desa Ringinanom, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang menuturkan, candi itu ditemukan pada 7 Juni lalu. Tetapi, tim dari Balai Arkeologi Yogyakarta baru bisa meneliti pada bulan ini.

Tim yang dipimpin Baskoro Daru Tjahjono tersebut beranggotakan Novita Abbas, Sambung Widada, Mashudi, Pujiono, Hendradi, Andreas Eka Atmaja, Siswanti, dan Harmanto. "Candi yang ditemukan berbentuk semacam yoni. Bangunan itu dibuat sekitar 900 sebagai candi Hindu," jelas Baskoro, Senin (16/9).

Ketua Tim Arkeologi itu mengutarakan, candi Hindu biasanya terdiri atas bangunan induk dan perwara di depan. Komponen candi Hindu tersebut kini sedang dalam penggalian.

Yang telah ditemukan oleh Wahani, sebuah sudut candi pada kedalaman 2,5 meter. Candi itu dibuat dari lempengan batu bata, masing-masing tebal 5-6 cm, lebar 40 cm, dan panjang 60 cm.

Tim Arkeologi melakukan penggalian di dua tempat dengan jarak 15 meter dari titik penggalian Wahani. Di tempat tersebut dapat ditemukan bangunan sudut candi serupa.

Tanpa menggali sudut yang keempat, tim arkeologi bisa memperkirakan luas bangunan candi tersebut. Untuk melengkapi penemuannya, mereka akan meneliti hingga 21 September mendatang.

Sebelum itu, ungkap Baskoro Daru Tjahjono, pernah ditemukan Candi Buddha di tengah sawah Desa Menoreh, Kecamatan Salaman. Bentuk bangunan persegi delapan, sisi berukuran 12 x 12 meter. Bersap-sap, makin ke atas makin meruncing.

Tak jauh dari situ juga ditemukan batu yoni. Tim arkeologi belum mengetahui persis, yoni itu berkaitan dengan candi Buddha atau tidak. (pr-73j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA