
| Selasa, 17 September 2002 | Budaya |
Festival Film Internasional Bersama Djarum BlackDJARUM Black menggelar Semarang International Film Festival (SIFF), Rabu-Minggu (18-22/9). Acara yang akan memutar sekitar 100 film dari berbagai negara itu berlangsung di dua tempat, yakni Auditorium RRI Semarang dan Hotel Santika Jl Ahmad Yani Semarang.
Film yang diputar dibagi dalam beberapa kategori tema, antara lain horor, remaja, perempuan, komedi, film pendek, dan film bisu. Film-film tersebut merupakan film di luar mainstream Hollywood. Selain pemutaran film, kegiatan yang bekerja sama dengan Kronik Kine Klub Fakultas Sastra Undip Semarang itu akan diisi dengan berbagai diskusi film seperti Eliana, Eliana (Jumat, 20/9) bersama Risi Riza dan Rachel, mengenang Film Teguh Karya (Kamis, 19/9) bersama Slamet Rahardjo, dan work shop penulisan skenario bersama Nana Mulyana (Yayasan SET) pada Sabtu (21/9) mulai pukul 08.00. Undangan Rp 5.000 bisa diperoleh di Widya Mitra Semarang. Kampanye "Kegiatan ini berangkat dari pemahaman masyarakat yang minim terhadap film-film di luar Hollywood. Pemutaran ini sekaligus kampanye atas film-film di luar mainstream," kata Ali Imron Hamid dari Kronik Kine Klub. Dia berharap, masyarakat mulai terbuka terhadap keberadaan film independen yang tidak kalah memikat dengan film-film Hollywood. Terlebih, tema-tema yang disajikan dalam festival kedua itu sangat heterogen. Film-film peserta festival itu antara lain dari Iran, Amerika, Jerman, Prancis, Belanda, Belgia, Finlandia, Pakistan, India, Honduras, Filipina, dan Malaysia. Film-film tersebut diproduksi pada 2000, 2001, dan 2002.(D4-41e) |