
| Selasa, 17 September 2002 | Budaya |
Mega Buka Pameran LukisJAKARTA - Menurut rencana, pada Selasa malam nanti Presiden Megawati Sukarnoputri membuka Pameran Lukisan Modern China dalam Cat Air dan Tinta di Galeri Nasional Indonesia, Jakarta. Pameran yang berlangsung 17-27 September itu akan dilanjutkan di Garden Palace Hotel Surabaya pada 3-9 Oktober 2002. Pameran menggelar 80 lukisan dari 30 pelukis Cina itu merupakan hasil kerja sama Yayasan Seni Rupa Indonesia (YSRI) dengan Kedutaan Besar Republik Rakyat Cina (RRC). Ketua YSRI Ny Susrinah Sanyoto menyebutkan, pameran di Jakarta juga akan dilengkapi sarasehan sehari mengenai seni lukis kontemporer Cina dengan pembicara kurator dari Cina dan Indonesia dengan moderator Suwarno Wisetrotomo, seorang kurator seni rupa Indonesia. "Ini pameran terbesar setelah 30 tahun RI tidak punya hubungan diplomatik dengan Cina," tutur Chen Huai Zhi, Atase Kebudayaan Kedutaan Besar RRC kepada wartawan kemarin di Jakarta. Pameran Balasan Setelah pameran hasil karya pelukis Cina di Indonesia, pada tahun depan pelukis Indonesia akan melakukan pameran balasan di RRC. "Pertukaran kebudayaan semacam ini sangat penting, selain hubungan politik dan ekonomi bagi kedua negara. Setelah hubungan diplomatik pulih pada 1990, kedua negara selalu melakukan pertukaran, tidak hanya bidang politik dan ekonomi, tapi juga kebudayaan semacam ini," tambah Chen. Sementara itu, Zhang Sheng Yuan, Direktur Pusat Penelitian Seni Rupa RRC--yang juga dikenal sebagai pelukis dengan nama Kuang Da--berharap, pameran kali ini akan menjadi satu jendela guna mengetahui perkembangan seni lukis di RRC dan jalur pikiran pelukis Cina dalam menciptakan lukisan.(tn-41e) |