| INDEKS BERITA HARI INI | Senin, 16 September 2002 |
AS Siap Serang Irak
NEW YORK - Presiden AS George W Bush meningkatkan tekanan terhadap Irak, agar negara itu mematuhi resolusi PBB, pada saat Jerman dan negara-negara Arab menyatakan khawatir mengenai kemungkinan serangan ke Irak. Malaysia dan Kuba menegaskan penentangan mereka terhadap aksi militer, dan Jepang mengungkapkan keberatan. |
Pengamanan Kedubes AS Diperketat
JAKARTA - Kantor Kedutaan Besar (Kedubes) Amerika Serikat (AS) di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu malam, masih terus dijaga ketat oleh petugas Polri. Keterangan yang dihimpun dari Polres Jakpus menyebutkan, sejumlah personel Polres tersebut memang sedang ditugaskan mengamankan kantor Kedubes yang telah ditutup sementara sejak beberapa hari lalu itu. |
|
|
Penegakan Hukum Masih Hitam Pekat
MALANG - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Amien Rais menilai, penegakan supremasi hukum di Indonesia hingga saat ini masih "hitam pekat" (belum berjalan dengan baik). |
"Ini Cobaan bagi Saya"
MALANG- Di sela seminar di Pondok Pesantren Al Hikam dengan tema "Budaya Politik Bangsa Indonesia" baru-baru ini, ternyata kehadiran sosok Tosari Widjaya yang datang sebagai tamu undangan menyita perhatian peserta. |
|
|
4.300 TKI Masuk Penampungan Baru
NUNUKAN- Paling sedikit 4.300 tenaga kerja Indonesia (TKI) dari beberapa penampungan memasuki penampungan baru yang dibangun Departemen Sosial RI di Desa Mambunut dalam tiga hari terakhir. Akan tetapi, masuknya ribuan TKI ke tempat penampungan yang dilengkapi MCK dan air bersih itu menyebabkan relawan Walubi dan TNI kewalahan menyediakan makanan. |
Bursah Deklarasikan KAHMI Tandingan
JAKARTA- Saat Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) tengah dilanda kemelut lantaran ada rencana Munaslub di Yogyakarta, Bursah Zarnubi justru membentuk KAHMI tandingan. Bursah membentuk Forum Alumni Himpunan Mahasiswa Indonesia (FAHMI) sekaligus menjadi ketua umumnya. |
|
| Analisis Berita Kasus QSAR Bisa Ganjal Hamzah Haz IBARAT tak ada angin dan hujan, tiba-tiba kebangkrutan PT Qurnia Subur Alam Raya (QSAR) mencuat ke permukaan. Seluruh perhatian pun tertuju pada masalah tersebut. Yang lebih mengagetkan lagi, PPP masuk dalam daftar 6.400 investor. |
La Hoya Satukan Gelar Kelas Menengah Yunior
|
|
|
Pekerja Rokok Minta Target Cukai Rp 28 T Ditangguhkan
SEMARANG-Serikat Pekerja Rokok meminta, target cukai Rp 28 triliun pada tahun 2003 ditangguhkan. Sebab, dengan target cukai yang sangat tinggi, sejumlah pabrik rokok, terutama kategori pabrik kecil, akan gulung tikar. Jika itu terjadi, ribuan pekerja akan kehilangan pekerjaan. |
"Moshi-moshi" dari Negeri Sakura (1) Impikan Pengembalian Empat Pulau dari Rusia DI sela-sela mengikuti Group Study Exchange (GSE) di Jepang yang diadakan Rotary International, wartawan Suara Merdeka Sriyanto Saputro berkesempatan mengunjungi wilayah yang berbatasan dengan Rusia. Berikut laporannya dari Negeri Sakura yang diturunkan berseri. |
|
|
Perubahan Tatib DPRD Menggantung
SEMARANG-Nasib usulan perubahan tata tertib (tatib) DPRD Jateng hingga kini masih menggantung. Karena, selama ini rapat pemimpin DPRD tak pernah secara substantif membahas perubahan tata tertib sebagaimana diusulkan FPDI-P dan FPG. Artinya, apakah usulan kedua fraksi itu ditindaklanjuti dengan pembentukan panitia khusus atau tidak perlu diwujudkan dengan beberapa pertimbangan. |
Ketua MPR: Presiden Tak Perlu Cuti
MALANG - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Amien Rais menegaskan, dalam kondisi yang sangat memprihatinkan dan cukup berat ini, Presiden Megawati tidak perlu cuti. Sebab, pada hari Minggu sudah cukup untuk beristirahat. "Kalau Presiden berkeinginan cuti, dan hal itu sampai terlaksana, justru akan menimbulkan kontroversi di kalangan masyarakat, apalagi saat ini banyak masalah berat bangsa yang harus diselesaikan. |
|
|
Kenaikan Bea Masuk Gula Bukan Solusi Tepat
JAKARTA- Wakil Presiden (Wapres) Hamzah Haz menyatakan ketidaksetujuannya jika kenaikan bea masuk (BM) dijadikan solusi permasalahan gula impor yang membanjir. Seharusnya dibuat solusi yang lebih komprehensif, dan harus mampu merestrukturisasi industri gula. |
Akibat Listrik Mati, PT KAI Rugi Rp 133 Juta
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Jabotabek diperkirakan rugi Rp 133 juta akibat terputusnya aliran listrik di wilayah Jabotabek. Kerugian itu akibat hilangnya penerimaan penjualan karcis kereta rel listrik (KRL). |
|