logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 9 September 2002 Surat Pembaca  
Line

Mana Lebih Canggih

Saya beli HP merek Nokia 3350 dan teman-teman beli Nokia 3315 dan karena baru, kami sering ber-SMS. Tetapi saya kecewa karena SMS ke teman yang bermerek Siemens (A 35) dan Ericsson tidak bisa diterima. Padahal mereka bisa masuk ke Nokia saya dengan jelas.

Akhirnya saya tanya ke layanan Nokia di Jalan Sriwijaya Semarang. Jawabannya sungguh tidak rasional, dia menyatakan itu teknologi tinggi. Kalau teknologinya, untuk mengirimkan SMS kok terbatas.

Karena merasa mendapat jawaban tidak logis, saya menyampaikan keluhan ini ke pembaca, apakah seri tersebut pasti mengalami hal seperti saya. Kalau hanya sering memunculkan seri-seri baru, tapi tidak diikuti teknologinya, itu tidak ruaaar biasa namanya.

Sriyono SPd
Gendungan, Karang Talun Kecamatan Tanon, Sragen

***

Hati-hati Terima Surat Menang Undian

Beberapa waktu yang lalu kami mengadakan undian Samsung Billionaire dengan hadiah utama 3 unit mobil KIA Carens. Caranya customer mengirimkan kupon undian yang diterima saat membeli produk kami, ke Globe Promotion Service (memakai PO Box).

Pihak marketing kami mendapat tembusan nama para pemenang dan disebarkan ke kantor cabang. Pajak pemenang dibayar di kantor cabang sekalian mengambil hadiahnya sehingga kami dapat mencocokkan. Namun kami menerima konfirmasi maupun komplain mereka menerima surat pemberitahuan sebagai pemenang 1.

Mereka diminta membayar pajak Rp 44,575 juta ke Rudy Chandra telp (021) 4218825 ext 209 atau 0815.9222319. Setelah meneliti kopi surat pemberitahuan tersebut, ternyata palsu.

Kami mengimbau customer agar mengonfirmasikan lebih dulu bila mendapat surat dari Globe Promotion karena pada Agustus-September ini kami sedang mengadakan undian dalam rangka ASEAN Games.

Suwarno
Ka Cabang Samsung Semarang

***

Kepolisian Batang

Saat saya naik motor terkena operasi rutin di perbatasan Pekalongan-Batang, karena STNK tertinggal. Saya diminta membayar, tapi nominalnya hanya dicatat dalam lembar kertas surat kuasa (surat kuasa untuk mewakili sidang).

Saat saya bertanya belum dicatat dalam surat tilang kok sudah ditulis dalam surat kuasa dan harus membayar ongkos sidang Rp 100 ribu, petugas menjawab nanti akan dicatat. Di sini kadang masyarakat tidak menyadari diperas dengan alasan surat-suratnya tidak lengkap. Sebagai masyarakat biasa mohon aparat dapat menerima ini sebagai masukan/kritikan yang membangun untuk mewujudkan citra Kepolisian Indonesia yang berwibawa.

Mono
Kramatsari Pekalongan

***

Generasi Maju Bebas Narkoba

Zaman telah berganti. Para remaja tidak lagi berjuang mengangkat senjata. Tugas utama saat ini belajar dan memberikan kontribusi bagi masyarakat. Tapi yang kita temui sekarang, banyak remaja kurang bisa mengisi waktu untuk hal-hal positif.

Bahkan tak sedikit dari mereka yang menggunakan narkoba. Padahal ini berbahaya bagi masa depan bangsa. Pengganti bapak dan ibu dalam pembangunan negara ini adalah kita, para tunas bangsa.

Marilah kita berusaha lebih baik dan lebih giat. Semoga dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan, kita dapat menyumbangkan SDM berkualitas, bebas narkoba dan beretos kerja tinggi.

Sekar Langit
SLTP PL Domenico Savio Semarang

***

PO Tani Jaya Main Paksa

Saya beberapa waktu lalu mengantar adik yang akan pulang ke Kebumen dari terminal bus Umbulharjo Yogyakarta. Kebetulan ada bus PO Utama Putra jurusan Yogya-Cilacap dan PO Tani Jaya jurusan Yogya-Purwokerto, keduanya via Kebumen.

Kami naik bus Utama Putra yang akan berangkat lebih dulu. Tetapi tiba-tiba harus bertengkar dengan oknum PO Tani Jaya yang memaksa kami naik busnya yang masih kosong. Oknum tersebut dengan kasar menarik keluar adik saya yang sudah berada di dalam pintu bus Utama Putra.

Spontan saya memperingatkan untuk tidak main paksa karena penumpang mempunyai hak memilih bus dan kami tidak mau hak itu diganggu.

Dengan kejadian itu saya berharap pihak manajemen PO Tani Jaya dapat memperbaiki etika profesi karyawan yang suka memaksa kebebasan dan menghina serta menyakiti hati calon penumpang dengan umpatan kasar.

Kepada calon penumpang bus umum dari terminal, saya imbau berhati-hati memilih bus dan waspada dengan cara-cara pemaksaan tersebut. Yang jelas jangan mau dipaksa dan dirugikan.

Sem Edy Nugroho
Mahasiswa TPHP UGM Yogyakarta

***

DPRD Jateng Lukai Hati Rakyat

Banyak kalangan menilai persetujuan penambahan dana purnabakti anggota DRPD Jateng Rp 5 miliar dalam perubahan APBD 2002 sangat melukai hati rakyat, sebab suasana perekonomian masih terpuruk.

Tetapi anggota DPRD justru berlimpah dengan berbagai fasilitas yang fantastis mulai dari dana mobilitas, mobil dinas, kunjungan keluar negeri, dan terakhir dana purnabakti.

DPRD Jateng semakin kehilangan sense of crisis karena tidak mengedepankan kepentingan masyarakat. Mereka lebih memikirkan kepentingan pribadi serta tidak peka terhadap persoalan masyarakat.

Mereka menutup mata atas kondisi sosial yang menimpa masyarakat. Seharusnya mereka melihat fenomena yang ada, misalnya kekeringan. Jangan sampai terjadi kesenjangan kesejahteraan antara anggota DPRD dan masyarakat yang memilih mereka.

Arief MS SH
Tluwuk Rt 2/Rw 7 Wedarijaksa Pati

***

Masjid Jalalul Khoir Tidak Terawat

Masjid Jalalul Khoir di Simpang Lima Purwodadi adalah karya monumental yang harus dijaga keagungannya. Bangunan ini memang tampak megah, kaligrafinya indah dengan paduan warna yang serasi dan lebih artistik.

Bahkan seni kaligrafinya terbilang unggul dibanding dengan masjid agung di Solo, Yogya dan daerah lainnya. Tetapi sayang ternyata masjid ini sudah lama kurang mendapat perhatian Pemkab Grobogan.

Terbukti keberadaannya seperti tak berpenghuni, fasilitas kamar mandi dan tempat berwudu tidak berfungsi. Dari sekitar delapan kamar mandi, hanya satu yang bisa dipakai, itu pun tanpa tersedianya air yang memadai.

Saat ini membangun masjid baru merupakan tren, padahal masjid besar yang megah masih banyak yang belum terawat kebersihan dan kenyamanannya. Kalau masjid yang dibangun dengan penggalangan dana ke sana-ke mari tidak dirawat, lebih baik mengoptimalkan masjid yang sudah ada.

Kustanti
Ngemplak Rt3/Rw 5 Donohudan, Boyolali


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | English | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA