
| Senin, 9 September 2002 | Ragam |
Robot Hewan Piaraan
MEMILIKI hewan piaraan memang mengasyikkan dan merupakan kebanggaan tersendiri. Apakah itu burung berkicau, kucing, anjing atau bahkan harimau, dan hewan-hewan langka. Terutama antara hewan piaraan kucing dan anjing dengan seorang anak merupakan suatu hubungan yang natural. Sebagian besar orang memelihara hewan piaraan adalah orang yang mempunyai rumah besar atau halaman yang luas. Tetapi untuk rumah yang berukuran kecil dengan banyak aktivitas anak-anaknya tidak perlu khawatir karena kini ada robot hewan piaraan yang dapat mengatasi keinginan Anda. Ketika baterei sudah terpasang dan siap dinyalakan kemudian perintah dijalankan, maka robot anjing, kucing atau burung tersebut hadir dengan gaya yang menggemaskan seperti layaknya seekor hewan piaraan beneran. Cara pengoperasiannya tidaklah sulit. Cukup dengan memprogram suara kita dan robot hewan itu siap beraksi. Tombol Perintah Banyak tombol yang harus dioperasikan untuk menjalankan robot-robot tersebut. Meski demikian Anda dapat dengan cepat mengingat akan fungsi tiap-tiap tombol itu, seperti tombol untuk merekam suara dan menggerakkan hidung atau yang lainnya. Tetapi harus hati-hati ketika memprogramnya, rata-rata butuh waktu tiga detik untuk setiap pemograman. Misalnya ketika akan merekam perintah yang dilakukan oleh robot hewan tersebut, tekan dulu tombolnya selama tiga detik baru kemudian masukkan suara perintah yang Anda kehendaki. Namanya saja robot, kita tetap tidak bisa menginginkan supaya bertingkah seperti aslinya. Ia tetap sebagai mainan elektronik dan bukan hewan piaraan beneran. Walau begitu, robot-robot hewan piaraan itu nyatanya selalu melakukan aksi yang sangat bagus, mengasyikkan, menyenangkan, dan lucu sebagaimana Anda inginkan terhadap hewan piaraan yang sebenarnya. Bersuara Robot-robot hewan piaraan tersebut dapat bersuara seperti aslinya. Robot burung dapat berkicau sesuai dengan keinginan pemiliknya, robot anjing dapat meringik menangis, atau menyalak galak tetapi manja. Sementara robot kucing bergerak lucu, manja dan malu-malu. Namun mereka-meraka itu akan dengan sendirinya berhenti bersuara jika kita tidak berinteraksi lagi dengannya. Jadi misalnya tidak seperti anjing sungguhan, yang akan tetap menyalak sebelum seseorang menyuruhnya untuk diam atau menaruh perhatian padanya. Kopat-kapit Bila kita sedang memberikan perhatian padanya, robot anjing ini segera merespon dengan ekornya kopat-kapit atau menggeleng-gelengkan kepalanya tetapi tidak dengan menjulurkan lidahnya. Jika kita telah merasa sangat memiliki dan menyayanginya, pasti terus ingin memeluknya. Meski tetap sebuah mainan, tetapi merupakan mainan yang membuat kita seperti memiliki seekor anjing yang hidup. Anjing sungguhan terkadang dapat bertingkah laku negatif yang tidak bisa dipahami oleh anak kecil. Namun robot anjing tersebut selalu memberikan kepuasan kepada orang dewasa, tua dan anak kecil. Yang menyenangkan adalah robot anjing ini tidak mempunyai telinga besar dan warna ataupun menimbulkan bau tak sedap serta kuman sebagaimana pada anjing sungguhan. Seperti Hidup Robot hewan tersebut benar-benar seperti hidup, walalu ia dijalankan dengan baterei dan digerakkan lewat sebuah remote control. Ia sebuah mainan yang dapat bertahan lama dan dapat berinteraksi layaknya hewan beneran, karena robot ini dapat melakukan pekerjaan yang bagus sebagai anjing simulasi. Ketika Anda mendengar ia menangis, maka Anda serasa terpanggil untuk mengajaknya bermain tanpa rasa takut atau merasa jijik, najis atau perasaan yang lain dan Anda akan tetap aman serta tenang bersamanya. Robot hewan ini diciptakan sebagai alat penghibur atau mainan yang dapat memberikan kepuasan kepada pemiliknya. Karena hanya sebuah robot, maka tidak ada alasan untuk berprasangka negatif ketika akan memeliharanya. Seperti umumnya bila memelihara hewan sungguhan, sering muncul berbagai macam masalah, dan rasa was-was. Termasuk memelihara anjing beneran, yang bisa membikin repot atau harus meluangkan waktu guna mengurusnya, memandikan, memberi makan dan lain-lain. Kehadiran robot hewan tersebut tidak membikin repot karena cukup hanya memasang baterei dalam badannya dan mengisi ulang bila tenaga dari beterei tersebut habis agar robot tersebut bisa menjalankan perintah-perintah pemiliknya. Yang jelas tidak perlu mengajaknya jalan-jalan pagi untuk memberikan kesempatan robot anjing itu berak atau kencing.(Tiksna-35) |