
| Senin, 9 September 2002 | Semarang & Sekitarnya |
Tebang Pohon Jati Tetangga, Tewas DimassaDEMAK-Nasib mengenaskan menimpa Dakirun (50), penduduk Desa Banyumeneng, Mranggen, Demak. Dia tewas digebuki massa setelah ketahuan mencuri kayu jati milik Sukarjo (60) yang masih tetangganya. Menurut seorang saksi, saat itu Ny Sukarjo (56), istri pemilik kayu jati tersebut Selasa (3/9) sekitar pukul 23.30 mendengar suara gaduh di pekarangan yang tidak jauh dari rumahnya. Karena curiga, dia bersama anaknya berusaha mencari tahu di mana sumber suara itu. Beberapa meter dari rumahnya, dia melihat seorang laki-laki tengah menebang pohon jati miliknya. Saat itu, dia belum beringsut dari tempatnya berpijak sebelum tahu jelas siapa pelakunya. Tiba-tiba, pohon jati yang ditebang laki-laki yang belum dikenalnya itu tumbang. Spontan, mereka berteriak maling....maling. Di luar dugaan, pelaku tidak takut melarikan diri, malah mengacung-acungkan kapak menakuti pemilik pohon tersebut. Mendengar teriakan ada maling, warga yang tinggal di sekitar tempat kejadian korban langsung menuju ke sumber teriakan yang berulang-ulang itu. Melihat banyak orang yang mengepung, pelaku tidak berusaha melarikan diri malah menantang massa. Kapak yang dipegangnya diayun-ayunkan ke arah massa sambil mengancam. Namun ternyata massa yang bertambah banyak tak mampu dihadapinya. Pelaku akhirnya berhasil diringkus massa malam itu juga. ''Karena dikepung, pelaku akhirnya berhasil ditangkap oleh massa,'' kata saksi. Di kegelapan malam itu, pelaku dihajar sampai babak belur. Ketika sudah tidak berdaya, pelaku dilarikan ke RSUP Kariadi Semarang. Namun akhirnya tewas mengenaskan dalam perawatan. Kapolres Demak AKBP Drs Her Aris Sumarman didampingi Kasatserse AKP Sapuan SH yang dihubungi menjelaskan, meskipun yang tewas orang yang diduga melakukan kejahatan, bagaimanapun hukum harus ditegakkan, karenanya kasus tersebut tetap akan disusut. (G5-76) |