
| Senin, 9 September 2002 | Semarang & Sekitarnya |
Asrama Yatim Duafa DiresmikanDEMAK-Kabar gembira bagi anak yatim dan duafa di sekitar Desa Sriwulan, Sayung, Demak. Sebuah asrama khusus bagi mereka bernama Asrama Yatim Dhuafa Khaira Ummah milik Yayasan Pusat Kajian Perdesaan dan Pengembangan Masyarakat Perumahan, Pondok Raden Patah, diresmikan Kepala Kesatuan Bangsa dan Perlindungan Masyarakat Drs Muhtar Lutfi mewakili Bupati Dra Hj Endang Setyaningdiah, Sabtu petang lalu. Acara diisi pengajian dengan pembicara KH Ali Muhson dari Demak. Dalam ceramah dia mengajak umat yang beriman menggalakkan amal saleh melalui sedekah dan zakat. Cara itu bisa membantu saudara-saudara yang kurang mampu, terutama anak yatim piyatu. Seusai pengajian, puluhan hadirin memberikan sumbangan ke dalam sehelai serban putih milik Ali Muhson. Pada kesempatan itu Bupati menyerahkan bantuan Rp 1 juta untuk keperluan anak yatim. Mencerdaskan Lutfi menyatakan bangga atas aktivitas masyarakat yang memperhatikan sesama yang kurang beruntung. Minimal melalui asrama itu partisipasi masyarakat bisa tertampung. Dia mengharap itu bisa menyukseskan program mencerdaskan kehidupan bangsa. ''Melalui wadah ini kami berharap masyarakat yang beruntung membantu yang kurang mampu, terutama anak yatim duafa. Sebab, kebutuhan pendidikan sekarang sangat penting,'' katanya. Ketua Asrama Yatim Duafa, Drs Nidhom Ni'am, menyatakan terima kasih ke semua pihak yang peduli terhadap nasib anak yatim kurang mampu. Dalam proses pendidikan di yayasannya, dia akan memadukan metode belajar ala pesantren dan modern. Sekarang yayasan itu telah menyantuni 50 anak. Mereka terdiri atas 16 anak yang menginap di asrama dan 34 anak di luar asrama dan bersekolah SD sampai SMU di sekitar Kecamatan Sayung. (G5-76g) |