logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 30 Agustus 2002 Surat Pembaca  
Line

Halo PDAM

Beberapa waktu lalu kami menulis di Surat Pembaca ini adanya kebocoran air di Jl Slamet Gajahmungkur Semarang. Semula ada tanggapan bocoran itu bukan air PDAM tetapi dari sumber yang berasal dari air hujan.

Namun setelah kami yakinkan itu air PDAM, petugas datang memperbaiki yang ternyata memang bocoran air PDAM.

Nah pada musim kemarau ini, muncul lagi bocoran di tempat yang kira-kira sama lokasinya dengan tempat yang dulu yaitu di depan rumah nomor 2 dan 4. Mohon kiranya pihak PDAM segera memperbaiki karena bekas galian yang lama baru saja selesai diaspal dengan harapan aspal tersebut tidak rusak lagi.

H Mw Prabowo
Jl Slamet Semarang

***

Tak Boleh Temui Siswa SLTP Al Irsyad

Tiga tahun lamanya (5 Juli 1999 s/d 30 Juni 2002) saya mengabdi sebagai guru di SLTP Islam Terpadu Al Irsyad Purwokerto. Atas dasar pertimbangan profesional, saya mengundurkan diri per 1 Juli 2002.

Meski bukan lagi guru di sini, saya berhak tetap menjalin silaturahmi dengan anak didik dengan datang ke sekolah hari Jumat saat istirahat kedua. Namun sungguh di luar dugaan, kali ketiga datang (2 Agustus) saya dipanggil kepala sekolah dan diminta tidak lagi bertemu dengan anak-anak.

Alasannya anak-anak semakin tidak bisa melupakan saya dan tidak bisa menerima wali kelas/guru yang ada. Benar-benar tidak masuk akal. Kecintaan dan motivasi yang saya berikan kepada anak-anak, sungguh tulus tanpa tendensi. Demikian pula anak-anak mencintaiku sepenuh hati.

Sungguh sayang, seorang kepala sekolah sekaligus pendidik, tidak bersikap dewasa. Mestinya beliau introspeksi, mengapa anak-anak bisa lebih dekat dengan bekas ibu gurunya.

Yuniasih Anggraeni H SS
Berkoh Indah Blok A1/02
Purwokerto 53147

***

Prihatin Pernyataan Gubernur H Mardiyanto

Membaca pernyataan Gubernur H Mardiyanto yang disampaikan seusai pembukaan Musda XXI Badko HMI Jateng/DIY di Unsoed Purwokerto beberapa waktu lalu tentang tidak adanya pengangkatan guru, saya sebagai guru sangat prihatin.

Pernyataan tersebut seakan memupuskan harapan ribuan guru wiyata bakti dan yang lebih mengkhawatirkan, akan berdampak menurunnya semangat dan dedikasi mereka yang sudah bertahun-tahun mengabdi. Mereka semua berharap dapat diangkat menjadi PNS.

Hal ini juga seakan memunculkan image pemerintah tidak perlu memprogramkan pengangkatan guru, karena kekurangan guru selama ini dapat tertutupi oleh guru wiyata bakti. Saya menyadari betapa banyak anggaran yang dibutuhkan untuk mengangkat ribuan guru wiyata bakti tersebut.

Dengan ketidakpastian dan honor Rp 50 ribu/bulan, ditambah honor dari sekolah yang jumlahnya tidak seberapa dibanding gaji fantastis anggota DPRD, rasanya sangat ironis kalau pemerintah mengharapkan dedikasi dan tanggung jawab besar untuk memajukan pendidikan.

Harapan saya meskipun pemerintah mengalami kendala anggaran untuk mengangkat para guru wiyata bakti, mohon agar honor mereka lebih manusiawi.

Sukaryo SPd
SMUN 01 Salem, Brebes

***

Kecewa terhadap PT Telkom Rembang

Saya tidak mengerti cara kerja PT Telkom Rembang dalam pelaksanaan pemasangan jaringan baru telepon di Desa Sumber Kecamatan Sumber. Karena dari awal kami tidak diberitahu atau tanpa sosialisasi.

Tahu-tahu ada tim survai untuk pencarian sinyal sebagai persyaratan bisa tidaknya dipasang jaringan baru. Kami sendiri juga ikut mendaftar pada tahap awal, tetapi dalam pelaksanaannya banyak warga tidak mendapatkan jatah.

Setelah kami cross check ke Bapak Bambang (Kepala Telkom Rembang) dan Bapak Maskur Ali sebagai pelaksana teknis di lapangan, mereka mengatakan sambungan pemasangan jaringan baru sudah habis.

Yang kami sesalkan secara diam-diam PT Telkom memasang lagi empat jaringan baru yaitu di wartel Pak Mas'ad, wartel Pak Juwarto, BKK Kecamatan Sumber serta Bapak Saryono, guru SMPN Sumber. Ada juga satu pelanggan mendapat jatah dua nomor sambungan baru.

Padahal ada pendaftar yang tidak terlayani, tetapi justru ada yang tidak mendaftar malah terlayani lebih dulu. Beginikah PT Telkom memberi pelayanan kepada masyarakat secara profesional, transparan dan terbuka.

Gunanto
Anggota BPD Sumber
Kecamatan Sumber Rembang

***

Cabut Surat Pembaca soal Seleksi Ka SLTP

Setelah mendapat informasi jelas dan rinci dari Dinas Pendidikan dan Pengajaran Temanggung sehubungan dimuatnya tulisan saya, 28 Agustus, maka dengan sadar saya mencabut surat tersebut. Dasar yang saya pakai dalam tulisan tersebut yaitu SK Mendikbud RI No 0296/U/1996 ternyata sudah tidak relevan lagi.

SK tersebut telah diperbaharui dengan SK Mendiknas RI No 053/U/2001 tanggal 19 April 2001 tentang Pedoman Penyusunan Standar Pelayanan Minimal Penyelenggara Persekolahan Bidang Pendidikan Dasar dan Mene ngah. Walaupun SK ini belum tersosialisasi dengan baik tetapi dijadikan dasar dalam penyusunan persyaratan seleksi kepala SLTP di Temanggung.

Untuk itu kepada semua pihak yang terkait, saya mohon maaf atas kecerobohan dan minimnya informasi tentang hal tersebut.

FA Suprapto Mukti Nugroho
Guru SLTP Negeri 7 Temanggung

***

Lomba Karya Tulis UFO 2002

Dalam rangka menggali minat dan pengetahuan masyarakat tentang UFO, majalah Info-UFO bekerja sama dengan kelompok studi UFO Indonesia Beta-UFO, menyelenggarakan Lomba Karya Tulis UFO 2002.

Tema bebas namun yang berkaitan erat dengan fenomena UFO atau alien. Karya tulis maksimal 20 halaman dan dikirim ke panitia, Jl Krembangan Barat 31-I Surabaya 60175 selambatnya 28 September 2002 (stempel pos).

Hadiah I Rp 1 juta, II Rp 750 ribu dan III Rp 500 ribu. Informasi lebih lanjut, dapat melihat di www.info-ufo.com.

Nur Agustinus
Jl Krembangan Barat 31-I
(031) 3557728, Surabaya

***

Klarifikasi Klaim Asuransi

Terkait dengan Surat Pembaca dari Radio Immanuel mengenai klaim asuransi yang mengecewakan 29 Agustus, dengan ini kami mengklarifikasi, permasalahan tersebut sudah diselesaikan oleh PT Asuransi Dayin Mitra Solo. Atas termuatnya Surat Pembaca tersebut, kami mohon maaf.

Paulus Hartono
Radio Immanuel Solo


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA