logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 30 Agustus 2002 Olahraga  
Line

Tim Panahan Butuh Peralatan Baru

JAKARTA-Pemanah Asian Games 2002 membutuhkan peralatan baru agar dapat tampil maksimal di Busan, September nanti. Sejak awal tahun ini, saat pelatnas dimulai, para pemanah menggunakan peralatan lama bekas SEA Games XXI Malaysia tahun lalu. Peralatan baru mereka butuhkan karena akurasi peralatan lama tinggal 60%.

''Dalam waktu dekat harus tersedia anak panah dan tangkai busur atau limb. Kelenturan limb sangat memengaruhi kecepatan tembakan,'' ujar pemanah Lockoneko.

Dia mengakui lesatan anak panahnya tak sempurna karena limb-nya tidak sempurna. Ujung anak panahnya juga sudah aus dan perlu diganti.

''Kami ingin KONI menyediakan alat baru. Waktu Asian Games 2002 tinggal sebulan lagi. Idealnya alat untuk bertanding dan berlatih berbeda,'' kata Lockoneko.

Dia menuturkan anak panah minimal tersedia dua lusin. Anak panah yang ada sekarang sudah dia pakai sejak Mei lalu.

Akurasi

Pergantain peralatan harus cepat dilakukan. Mengingat, penyesuaian dengan alat baru memerlukan waktu paling cepat sebulan. Pemanah Gina Rahayu juga mengeluhkan peralatan panahnya.

''Akurasi alat ini tinggal 60%. Teknik yang bagus juga harus didukung alat bagus. Sulit mencapai angka sempurna kalau alat jelek. Kami gunakan busur 300 tembakan setiap hari selama setahun,'' tutur dia.

KONI hingga kini belum memenuhi janji ke para pemanah untuk memberikan jas hujan dan sepatu karet. Dua alat itu sangat penting bagi mereka untuk menghadapi cuaca buruk.(D3-22g)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA