logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 30 Agustus 2002 Semarang & Sekitarnya  
Line

Perlu Keterbukaan soal Seks

SEMARANG- Ketertutupan dengan alasan tabu untuk membicarakan masalah seks bagi remaja, justru akan membawa hasrat mereka ingin tahu berlebihan dan bahkan ada yang menempuhnya dengan cara tidak benar. Karena itu, keterbukaan dengan cara santun, dialog antara orangtua dan anak, serta pendidikan agama yang benar menjadi cara terbaik bagi pendidikan seks di kalangan remaja.

Demikian antara lain simpulan salah satu karya peserta finalis lomba karya tulis ilmiah nasional tingkat SMU/SMK/MA yang diselenggarakan oleh Universitas Wahid Hasyim (UWH) baru-baru ini di kampus dalam rangka dies natalis Ke-2 universitas tersebut. Lomba itu memperebutkan piala Gubernur, Kapolda, dan Rektor UWH.

Dia mengungkapkan, informasi tentang seks dengan mudah didapatkan melalui berbagai media massa. Karena itu kewajiban orang tua, guru, dan masyarakat agar mengarahkannya dengan cara yang benar. Dalam kesempatan itu juga banyak disoroti tentang bahaya narkoba di kalangan remaja dan strategi penanggulangannya.

Juara I SMU 1 Cepu, II SMU Mojogedang Karanganyar, III MAN I Pati, harapan I SMU Islam Al-Ma'ruf Kudus, harapan II SMU Unggulan Nurul Islami Mijen Semarang, dan harapan III MAN 3 Yogyakarta. Dewan juri diketuai oleh Mahmutarom HR SH MH, dengan anggota Ir Nugroho WA Dipl WRD MEng, Drs Mudzakkir Ali MA, Suparmin SH MH, Noor Hadi SE MSi Akt, Adib Fathoni SAg MSi, dan Syamsul Huda SSos.(C22-45j)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA