logo SUARA MERDEKA
Line
  Jumat, 30 Agustus 2002 Semarang & Sekitarnya  
Line

Serah Terima Jalan Lingkar Mundur

PEKERJAAN MINOR: Proyek jalan lingkar Demak, yang dibiayai Bank Dunia ini, terpaksa penyerahannya diundur karena masih menyisakan pekerjaan minor.(Foto: Suara Merdeka/G5-71)

DEMAK - Serah terima proyek jalan lingkar selatan Demak yang menghubungkan Desa Katonsari dan Desa Jebor Wonosalam, dari pelaksana proyek PT Perwita Karya ke Pemprov Jateng, terpaksa diundur. Padahal informasi sebelumnya, proyek itu direncakanan selesai akhir Agustus dan akan diresmikan Gubernur Jateng.

Kepala Pengawas Proyek PT Wiranta Buana Raya Taufiqurahman mengatakan, jadwal pekerjaaan menjadi mundur karena kendala teknis di lapangan. ''Serah terima dari rekanan PT Perwita Karya ke Pemprov diundur 17 September. Sedangkan peresmiannya, kami tidak tahu persis kapan, tergantung dari pemerintah,'' katanya kepada Suara Merdeka, kemarin.

Dijelaskan, kendala teknis itu antara lain lambatnya proses pembebasan lahan beberapa tahun lalu. Menurutnya, kondisi tersebut mempengaruhi lamanya pekerjaan proyek.

Uji Coba

Menurutnya, dari pihak Bank Dunia sudah melihat pekerjaan jalan itu beberapa hari lalu. Setelah diberikan sejumlah alasan, Bank Dunia memahami. Apalagi sekarang ini hanya tinggal pekerjaan-pekerjaan minor. ''Lain jadinya kalau masih banyak pekerjaan mayor, seperti jalan belum diaspal,'' kata dia.

Dijelaskan, beberapa pekerjaan minor itu seperti pemasangan lampu, memasang marka jalan dan rambu-rambu jalan. Diperkirakan, sekarang ini hanya tinggal empat persen saja dari seluruh pekerjaan yang ada.

Dia menjelaskan, proyek jalan lingkar mendapat bantuan Bank Dunia sekitar Rp 75 miliar. Jalan dengan lebar 7,5 m sepanjang 7 km dan diaspal tiga lapis itu, memiliki daya angkat maksimal berat kendaraan 10 ton.

Pimpro Ir Bambang Suryono menjelaskan, proyek yang menelan dana Rp 86,7 miliar itu diperkirakan akhir September nanti akan dibuka. Lalu lintas baik dari arah Semarang maupun Kudus, dapat memanfaatkan jalan tersebut.

''Pekerjaan pengaspalan tinggal kurang satu lapis, itu pun hanya pada jarak 0,5 km. Jadi saya optimis pekerjaan sesuai jadwal,'' katanya.

Dia menjelaskan, awal bulan September ini diperkirakan pengaspalan akan selesai, lalu dilanjutkan pemasangan lampu dan rambu-rambu. ''Tadi pagi (kemarin, Red) saya baru saja koordinasi dengan Kapolres untuk pengaturan lalu lintas,'' tegasnya. (G5,D14-71)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Budaya | Olahraga
Internasional | Wacana | Ekonomi | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA