logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 28 Agustus 2002 Olahraga  
Line

Indra Gunawan: Kami Diminta Waspada

Indra Gunawan SM/dok

SURABAYA- Tim bulutangkis Malaysia tak perlu pengamanan khusus selama mengikuti kejuaraan Sanyo Indonesia Terbuka yang berlangsung di Surabaya, Jatim, 26 Agustus-1 September mendatang. Tim negeri jiran ini cuma diminta hati-hati dan waspada. Hal itu dikatakan Pelatih Malaysia Indra Gunawan kepada wartawan di Surabaya, Selasa sore.

''Saya menilai tak perlu pengamanan khusus untuk anggota tim Malaysia, karena kami datang ke sini untuk kepentingan mengikuti kejuaraan olahraga. Jadi, ini tak ada kaitannya dengan masalah politik,'' katanya.

Indra yang asli Indonesia menambahkan, tak ada pesan khusus yang disampaikan PBSI-nya Malaysia atas tim ini selama berlaga dalam kejuaraan Sanyo Indonesia Terbuka. ''Tak ada pesan khusus, kami hanya diingatkan untuk waspada. Demikian pula pesan pemerintah, kami diminta hati-hati,'' ungkapnya.

Pernyataan Indra Gunawan itu sangat beralasan mengingat kondisi psikologis warga Indonesia sekarang yang merasa kurang sreg dengan kebijakan pemerintahan Malaysia terkait urusan TKI. Hal ini lebih diperparah dengan pernyataan Menlu Malaysia Syed Hamid Albar yang melarang warga negeri jiran mengunjungi Indonesia.

''Pokoknya sikap kami biasa-biasa saja, karena kami ke sini untuk olahraga kok, bukan yang lainnya. Tadi (kemarin), pemain-pemain kami berjalan-jalan dan makan di Tunjungan Plaza dan tak ada persoalan,'' jelasnya.

Pemain Terbaik

Tim Malaysia yang datang ke Indonesia, kata Indra, berkekuatan 12 pemain. Pada kejuaraan kali ini Malaysia tak menerjunkan semua pemain terbaik. Sebab, event Indonesia Terbuka merupakan even antara sebelum terjun di event Asian Games Busan Korsel.

''Sebelum Asian Games ada kejuaraan Singapura Terbuka dan Indonesia Terbuka. Tak mungkin pemain kami mengikuti kedua-duanya, karena hal itu bisa menguras stamina mereka. Makanya, saya membuat kebijakan mereka harus memilih salah satu, ikut Singapura Terbuka atau Indonesia Terbuka,'' tuturnya.

Ditanya target, Indra menyatakan, jika pemain tunggal putranya mampu masuk babak semifinal, itu merupakan prestasi bagus. ''Ong Ewe Hock mampu masuk ke semifinal itu sudah bagus, apalagi juara,'' tandasnya.(ro-77)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Analisis | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA