logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 28 Agustus 2002 Olahraga  
Line

Gendut Doni Batal, Indriyanto Masuk

LATIHAN RUTIN: Bonggo Pribadi (paling kanan) terlibat dalam perebutan bola dengan Khusnul Yaqien pada latihan rutin PSIS Semarang di Stadion Jatidiri, sore kemarin. Inzet: Indriyanto Nugroho. (Foto: Suara Merdeka/G4-59)

SEMARANG - PSIS Semarang tak mengharapkan lagi kehadiran striker Gendut Dony. Sebagai ganti, PSSI merekrut Indriyanto Nugroho, pemain yang baru lolos seleksi tahap kedua. Setelah dua hari dicoba, bekas penyerang Persijatim Solo FC ini langsung diambil.

''Daripada susah-susah memburu Gendut Doni yang belum pasti, lebih baik incaran kami alihkan kepada Indriyanto,'' Kata Wakil Manajer Tim Drs Soemarmo seusai menyaksikan seleksi di Stadion Jatidiri, petang kemarin.

Soemarmo mengaku sudah melihat penampilan terakhir Gendut Doni di tim nasional (timnas). Waktu itu dia juga menyaksikan penampilan Eko Purjianto yang ikut persiapan Piala Tiger 2002.

''Penampilan Indriyanto tidak kalah, bahkan bisa disejajarkan dengan Gendut Doni,'' tambahnya.

Soal nilai kontrak, pihaknya juga sudah memperhitungkan. Setelah melihat aksi Indriyanto pada hari pertama, manajemen tim langsung mengadakan pendekatan. Yang jelas, harganya lebih murah bila dibandingkan dengan striker asal Salatiga itu.

''Tak usah kami sebutkan nilai nominalnya. Yang jelas, lebih murah dan masih bisa dijangkau. Pihak manajemen sudah oke, kini kami serahkan kepada pelatih.''

Agaknya tak salah kalau manajemen segera mengambil sikap. Ketika seleksi, Indriyanto dielu-elukan penonton. Suporter PSIS bahkan terkesan memaksakan merekrut pemain asal Solo itu daripada mengejar Gendut. ''Tolong, Indriyanto segera direkrut. Kalau PSIS tak punya uang, sebaiknya diberi panjar dulu,'' teriak penonton.

Manajer Tim Yoyok Sukawi yang mendengar langsung suara-suara penonton, bahkan menggeleng-gelengkan kepala.

Bagaikan artis yang sedang ngetop, begitu latihan game selesai, penyerang ganteng ini langsung diserbu penonton. Mereka berebut minta tanda tangan.

''Kalau dibutuhkan PSIS, saya siap. Sementara itu dulu komentar saya,'' tutur Indriyanto.

Ditunda

Setelah latihan, di Kantor PSIS Nonamatir Jl Trilomba Juang Mugas, tadi malam, manajemen langsung melakukan negosiasi untuk merekrut bekas pemain nasional itu. Namun Indriyanto yang ditunggu-tunggu Manajer Tim Yoyok Sukawi dan pelatih Daniel Roekito, tidak datang. Akhirnya negosiasi ditunda pagi ini.

''Dia pamit makan di luar bersama I Komang Putra. Setelah kami tunggu agak lama, ternyata belum pulang sehingga pembicaraan kami tunda,'' jelas Yoyok yang didampingi istrinya.

Pihak manajemen sepakat membatalkan perekrutan Gendut Doni. Indriyanto kini jadi alternatif. Apalagi dia sudah melakukan pendekatan dengan Daniel Roekito. Pagi ini tinggal membicarakan soal harga.

Putra kedua Ketua Umum PSIS Sukawi Sutarip SH ini mengakui Roekito mengajukan dua pemain. Selain Indriyanto, ada Lilik Suheri asal PSPS Pekanbaru yang berposisi bek kiri. Namun sejak kemarin Lilik pulang ke Medan, sehingga belum dibicarakan lebih jauh. Hanya, pihaknya sudah tahu harga dia, sehingga sewaktu-waktu tinggal dipanggil.

''Kebutuhan mengambil Lilik Suheri belum mendesak, karena di bek kiri sudah ada Heri Ismanto dan Firman Sukmono. Seandainya masih di Semarang, dia akan kami tawar.'' (C16-59t)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Analisis | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA