logo SUARA MERDEKA
Line
  Rabu, 28 Agustus 2002 Berita Utama  
Line

Angie Permalukan Kournikova

FOREHAND: Angelique "Angie" Widjaja melepaskan pukulan forehand keras yang membuat Anna Kournikova akhirnya kalah 3-6, 0-6 pada babak pertama Turnamen Tenis Grand Slam AS Terbuka di New York, kemarin. (Foto: Suara Merdeka/rtr-59)

NEW YORK - Petenis putri muda Indonesia Angelique "Angie" Widjaja membuat awal bagus pada Turnamen Grand Slam Amerika Serikat (AS) Terbuka di Flushing Meadows, New York, kemarin. Angie tampil mengesankan dan menang 6-3, 6-0 dalam tempo 44 menit atas petenis cantik Rusia Anna Kournikova.

Kournikova yang memakai seragam putih biru, mendapat sambutan meriah dari penonton ketika muncul di lapangan Louis Armstrong. Namun 44 menit kemudian si jelita ini harus meninggalkan lapangan dengan wajah disaput kekecewaan. Ini kekalahan pertamanya pada ronde pembukaan di AS Terbuka sejak memulai debut di Flushing Meadow tahun 1996.

"Sangat mengecewakan. Saya tidak bermain bagus. Untuk alasan tertentu, saya tak begitu kerasan dalam bertanding," ungkap Kournikova yang seperti Angie juga bukan pemain unggulan.

"Saya kecewa terhadap diri saya sendiri. Saya tak bisa memberikan yang terbaik. Saya pikir itu bukan pertandingan yang menyenangkan bagi siapa pun," tambah pemilik rambut blonde ini.

Bagi Angie, sukses ini merupakan sebuah awal manis. Peluang untuk menembus babak ketiga pun makin terbuka. Pada ronde kedua, anak asuhan Deddy Tedjamukti itu jumpa Stephanie Foretz (Prancis) yang sebelumnya mengalahkan unggulan ke-31 Alexandra Stevenson (AS) 6-4, 5-7, 6-3.

Angie merupakan satu dari dua petenis Indonesia, selain Wynne Prakusya, yang mengikuti US Open. Angie meroket setelah mengantongi dua gelar tunggal Grand Slam yunior di Wimbledon 2001 dan Prancis Terbuka 2002.

Tahun lalu, mojang Priangan ini hanya tampil di level yunior dan kalah pada babak ketiga. Kali ini dia langsung tampil pada babak utama di tingkat senior.

Berani Menekan

Angie berani tampil menekan dan tak memberi kesempatan Kournikova untuk mengembangkan permainan. Serangan pemeran iklan Sanex ini membuat lajang Rusia itu melakukan banyak kesalahan sendiri.

Kournikova membuat 40 kali kesalahan sendiri dan empat kali doubled fault. Sementara Angie hanya melakukan 22 kali unforced error.

Di bawah udara yang tidak terlalu panas, 76 derajat Fahreinheit atau sekitar 28 derajat Celsius, Angie tak henti-hentinya melakukan serangan dari berbagai sudut. Tak heran kalau pada set kedua dia tak kehilangan satu game pun. Di set pertama, Kournikova hanya mampu merebut tiga game.

AS Terbuka 2002 lain dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya. Kali ini turnamen dimulai dengan sistem keamanan sangat ketat. Panitia tampaknya tak mau kecolongan oleh aksi teroris.

Hampir seribu personel polisi ditempatkan di setiap sudut kompleks tenis tersebut. Mereka mengamati semua orang yang keluar masuk kompleks itu.

Di pintu masuk, pemeriksaan dilakukan berlapis-lapis. Pemeriksaan semua barang bawaan dan tubuh penonton dilakukan sangat teliti dan berulang kali.

Bukan hanya para penonton, para petenis pun diperiksa dengan ketat. (rtr,A7-59)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional
Budaya | Wacana | Ekonomi | Analisis | Fokus | English | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA