
| Rabu, 28 Agustus 2002 | Berita Utama |
3 WNI Gagal DibebaskanZAMBOANGA - Tentara Filipina terlibat baku tembak dengan gerilyawan yang menyandera tiga warga Indonesia di Filipina selatan. Peristiwa itu menewaskan seorang gerilyawan, tetapi gagal menemukan para sandera. Tidak seorang pun anggota pasukan pemerintah tewas atau terluka dalam tembak-menembak Senin lalu itu, di sebuah wilayah pegunungan di pulau Jolo, 690 kilometer selatan Manila, kata Komandan Militer Wilayah Selatan Letjen Ernesto Carolina kepada para wartawan. Tidak ada tanda-tanda para tawanan di tempat tersebut, tambahnya. Ketiga sandera itu merupakan bagian dari empat anak buah kapal warga Indonesia yang pada 17 Juni lalu disandera, ketika kapal mereka melintasi perairan Pulau Jolo. Salah seorang warga Indonesia berhasil melarikan diri. Militer mengatakan, para pelaku penculikan menyerahkan tawanan mereka kepada kelompok separatis Abu Sayyaf, setelah negosiasi bagi pembebasan mereka mengalami kemacetan. AS telah menyatakan Abu Sayyaf terkait dengan militan Usamah bin Ladin dan jaringan Al Qaedah. (ant-30) |