
| Rabu, 28 Agustus 2002 | Berita Utama |
Pasar Tambakrejo Ludes TerbakarSURABAYA - Pasar Tambakrejo Surabaya kemarin sekitar pukul 15.00 ludes terbakar. Kebakaran pasar di kawasan Kapas Krampung itu mengakibatkan kerugian puluhan miliar rupiah. Sampai berita ini ditulis, sekitar pukul 18.00, kobaran api belum padam. Untung, musibah ini tak menimbulkan korban jiwa. Kebakaran pasar ini terbesar setelah musibah serupa melanda Pasar Wonokromo beberapa bulan lalu. Beberapa pedagang di lokasi kebakaran menyatakan api berasal dari bagian tengah pasar, blok C, lantai dasar. Semula api membakar kios bakso. Dalam hitungan detik api membesar dan melahap 2.103 kios di pasar itu. Api cepat membesar karena angin bertiup begitu kencang. Semula hanya bangunan di sisi barat pasar yang terbakar. Tetapi tak lama kemudian bagian di sisi timur juga terbakar. Ratusan pedagang di lantai bawah mengeluarkan barang dagangan mereka. Namun pedagang di lantai II tak bisa berbuat banyak karena jalan untuk menyelamatkan barang dipenuhi pedagang lain. "Tak satu pun barang berhasil saya selamatkan. Api begitu cepat merembet ke stan-stan, sehingga tak ada kesempatan menyelamatkan barang," kata Ny Susianti, pedagang pakaian. Dia sangat menyesalkan kelambatan petugas pemadam kebakaran. Sebab, dalam tempo beberapa menit api sudah membakar stan lain yang berdekatan dengan sumber api. "Kondisi ini diperparah oleh tiuapan angin yang cukup kencang," katanya. Petugas pemadam datang ke lokasi ketika api sudah membesar. Mobil pemadam sulit masuk ke lokasi kebakaran, karena jalan ke pasar macet tertutup lautan manusia yang menyaksikan musibah itu. Arus lalu lintas menuju ke Jalan Kapas Krampung pun dialihkan ke Jalan Tambaksari. Akibatnya, kemacetan terjadi di sejumlah ruas jalan, seperti Jalan Ngalik dan Jalan Kusuma Bangsa. Di tengah kebingungan pedagang menyelamatkan barang ada sebagian kecil orang tak bertanggung jawab memanfaatkan kesempatan untuk menjarah. Mereka berpura-pura membantu menyelamatkan barang pedagang. Aparat Polresta Surabaya Timur terpaksa melepaskan tembakan peringatan ke udara untuk membubarkan kerumunan massa. Polisi memblokade lokasi kebakaran untuk menghindari penjarahan. Kapolsek Tambaksari AKP Budi mengatakan, dalam peristiwa itu belum ada satu pun pedagang diperiksa. Dia pun belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran. "Kami masih berkonsentrasi pada pengamanan. Kalau ditanya penyebabnya, nanti saja setelah situasi mereda dan api bisa dipadamkan," kata dia.(ro-29g) |