
| Rabu, 28 Agustus 2002 | Ekonomi |
Kelompok Tani Makmur ke Tingkat Nasional
Kelompok tani ternak sapi potong ''Tani Makmur'' Kebumen yang didirikan 24 Januari 1999, sepintas tidak berbeda dengan kelompok tani ternak lainnya yang ada di Jateng. Namun kini tidak lagi setelah kelompok yang beranggotakan 31 orang itu terpilih untuk mewakili provinsi ini dalam Lomba Kelompok Tani Ternak Agrobisnis di tingkat nasional. Dengan sapi sebanyak 217 ekor yang dimiliki para anggotanya, mereka tidak hanya melakukan usaha penggemukan, bibit dan pembuatan pupuk kompos, tetapi juga mengembangkan usaha pertokoan, sapronak dan obat-obatan. Sedangkan jenis ternak yang dipelihara adalah sapi putih Perakanan Ongole (PO) dan Brahman yang dikawin suntik (IB). Prestasi kelompok tersebut, antara lain melaksanakan kegiatan kawasan peternakan agrobisnis, mulai aspek usaha agrobisnis hulu, on farm dan aspek usaha agrobisnis hilir. Untuk pemasaran mereka menjalin kemitraan dengan PT Graha Cipta Sentosa, baik untuk pengadaan bibit maupun penjualan hasil penggemukan. Kelompok Tani Ternak Sapi Potong yang diketuai Sarijo dan wakilnya Supriyo Ciptoraharjo berhasil memotivasi anggotanya untuk maju dan berkembang. Kemampuan mereka untuk mengembangkan diri tidak lepas dari pembinaan dan dorongan Bupati Kebumen Dra Rustriningsih serta Muspida, Dinas Peternakan, baik kabupaten maupun provinsi, sehingga tidak aneh apabila kelompok tani ternak dari Desa Pasir Kecamatan Ayah, Kabupaten Kebumen yang berdekatan dengan Pantai Laut Selatan tersebut berhasil menghadapi penilaian juri pusat. Terpilihnya kelompok tersebut di tingkat nasional tertuang dalam Surat Gubernur. Selain mereka juga dipilih Inseminator Wilayah Kerja (Wilker) Kaliori I Kecamatan Kaliori, Kabupaten I Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang mewakili Jateng untuk mewakili lomba kelompok tani ternak bidang agrobisnis serta pemberian penghargaan petugas inseminator tingkat nasional tahun 2002. Inseminator Sudiarto dari Kecamatan Kaliori, Kabupaten Rembang yang telah berpengalaman selama 18 tahun dipilih sebagai inseminator teladan. Sebelumnya ia juga pernah mendapat penghargaan sebagai inseminator berprestasi selama pelita IV (1990) dan penyuluhan bidang peternakan/KKN UGM (2000).(B4-69) | |||||