
| Rabu, 28 Agustus 2002 | Jawa Tengah - Banyumas |
Berebut Wakil Ketua DPRDPURWOKERTO-Sebanyak delapan kandidat akan berebut dua kursi Wakil Ketua DPRD Banyumas, hari ini. Mereka adalah Drs H Moetia Hardjatmo dan Drs H Abbas Rosyadi (anggota FPG), AKBP Diyanto dan Syarifudin (FTNI/Polri), Hussen Alkaff dan Kelik alias Yuhri Nurfian (FPAR). Dua calon lagi adalah Drs Haris Subyakto dan Sri Supangat. Mereka anggota FPG, maju ke pemilihan bukan dicalonkan oleh fraksinya, melainkan oleh FPDI-P dan FKB. Dengan demikian, calon dari fraksi berlambang beringin empat orang. Ketua fraksi banteng dalam lingkaran, Manap Hadi Martono mengatakan pihaknya mencalonkan Haris dan Sri Supangat karena ada permintaan tertulis dari keduanya. Mereka meminta dicalonkan menjadi pimpinan Dewan dan fraksi mengabulkannya. Sejak awal, FPDI-P bersikap tak mencalonkan anggotanya, namun bersedia mengantarkan calon dari fraksi lain. Tata tertib pemilihan memungkinkan untuk itu. ''Dua wakil ketua DPRD sudah lama kosong, harus segera diisi. Dua kali pemilihan gagal, sekarang diharapkan berhasil.'' Merah Putih Ketua DPRD dr Tri Waluyo Basuki mengatakan Haris dan Sri Supangat melamar ke FPDI-P sebagai anggota Dewan. Lamaran dipenuhi karena DPRD Banyumas punya komitmen merah putih. Setelah di legislatif tak lagi merah, kuning, hijau, tetapi semua merah putih. Keduanya juga pantas dijagokan. ''Kalau tidak pantas, untuk apa mencalonkan mereka.'' Alotnya pemilihan wakil ketua, menurut analisa Tri, karena anggota Dewan cukup lama saling kenal. Mereka tahu barut (rahasia) tiap-tiap orang. Berbeda saat lembaga baru dibentuk, pemilihan pimpinan Dewan dan komisi lancar. Wakil Ketua DPRD Imam Moenchasir (FKB) mengatakan sejak awal fraksinya bersikap tak mencalonkan anggota sendiri. Alasan menjagokan kandidat dari fraksi lain sama dengan alasan FPDI-P. ''Keduanya figur yang tepat, dalam koridor merah putih.'' Menurut catatan, kursi pimpinan Dewan kosong setelah H AK Anshori (FPAR/PAN) meninggal tahun lalu dan Letkol Djoko Soemardiko (FTNI/Polri) pensiun, Juli lalu. Kini pimpinan Dewan tinggal ketua DPRD dan satu wakil. Komposisi anggota fraksi di DPRD Banyumas adalah PDI-P 19 orang, KB 8, PAR 7, PG 6 dan TNI/Polri 5 orang. Masa bhakti anggota DPRD hasil Pemilu 1999 itu akan berakhir Agustus 2004. Berarti jabatan wakil ketua DPRD yang akan diperebutkan tinggal 24 bulan. Walau demikian, jabatan itu masih menggiurkan. Secara keseluruhan, penghasilan wakil ketua lebih besar dibanding anggota biasa dan dapat inventaris mobil. Dalam Pilkada 2003 nanti, jabatan itu menjadi sangat strategis. (bd-68) |