
| Rabu, 28 Agustus 2002 | Jawa Tengah - Banyumas |
Kakak Beradik Menderita Rapuh TulangBANJARNEGARA - Sigit Yuli Utami (18) warga Desa Twelagiri Kecamatan Kota yang seharusnya bersekolah dan berkumpul dengan teman sebaya, kini tak bisa menikmati masa itu. Sehari-hari remaja putri itu cuma tergolek di kamar tidur akibat menderita penyakit aneh. Saat anak itu ingin makan, mandi atau memerlukan sesuatu harus dilayani orang tua atau saudaranya. Sebab tulang kedua tangan dan kaki anak itu bengkok dan tak bisa digerakkan apalagi untuk menyangga tubuh. Ny Muhinah (36), Ibu Sigit Yuli menuturkan, gejalanya mulai dialami anak itu saat berusia 9 tahun atau kelas IV SD. Kala itu, suhu badan anak pertamannya sering meningkat lalu dilanjutkan kejang-kejang. Menginjak usia 11 tahun atau kelas VI SD, Yuli sering merasakan linu di kaki/tangan dan tulang terasa lentur. Bila terjatuh, anggota badan (tangan atau kaki) yang tertimpa tubuh jadi bengkok dan sulit dikembalikan seperti semula. Penderitaan Yuli makin bertambah ketika anak itu menginjak SMP. Dia terpaksa tak meneruskan sekolah karena sejak itu hanya bisa tergolek di tempat tidur, akibat tulang kaki dan tangan tak mampu menyangga tubuhnya. Nasib serupa dialami adiknya, Desi Sri Lestari (13) kelas VI SD. Putri pasangan Suharno (40) dan Muhinah (36) yang baru menginjak remaja itu, diduga mengalami gejala sama seperti kakaknya. ''Desi mulai mengalaminya sebulan lalu. Waktu itu usai upacara, dia terjatuh ketika bermain dengan temannya. Tulang kakinya jadi bengkok, sampai sekarang tak bisa diluruskan lagi,'' tutur Suharno, ayah kedua anak itu dengan mata berkaca-kaca. Kelainan Genetik Petugas perawatan Puskemas Wanadadi, dr Dyah Krisnasari yang kali pertama menangani kedua anak itu memperkirakan, putri pasangan Suharno dan Muhinah menderita osteogenesis imperfecta atau kelainan genetik bersifat autosomal rececife. ''Kedua anak itu mengalami bengkok tulang karena adanya kelainan metabolisme mucopoly sacarida pada tulang mereka,'' ujarnya. Bisa jadi sewaktu dalam kandungan si ibu tak pernah periksa kehamilan. Atau sejak lahir sampai usia sembilan bulan, tak diberikan imunisasi BCG, polio 1-4, HB 1-3, DPT 1-3 dan Campak.(A9-68) |