
| Rabu, 28 Agustus 2002 | Jawa Tengah - Muria |
Pelatihan Pelayanan RS SoewondoPATI - Pembentukan citra sebuah rumah sakit mutlak diperlukan. Pelayanan kepada pasien harus mendapat prioritas utama. Karena itu, kritik dan masukan dari masyarakat selalu dibutuhkan untuk meningkatkan mutu pelayanan. Hal itu dikatakan Kepala Badan Rumah Sakit Daerah (BRSD) RAA Soewondo Pati, drg Said Hasan ketika menjawab pertanyaan seusai membuka pelatihan pelayanan kepada pelanggan, di aula rumah sakit itu, kemarin. Dalam pelatihan itu pihaknya mendatangkan instruktur dan praktisi Bonita D Sampurna dan Leopold Tambingon dari Yayasan Pendidikan Internasional Semarang. Seluruh peserta 350 orang atau 50 persen lebih dari jumlah karyawan rumah sakit, terbagi empat gelombang. Gelombang pertama dan kedua dilaksanakan pada Selasa dan Rabu (27 dan 28) Agustus. Gelombang ketiga dan keempat pada 3 dan 4 September. Hal itu dimaksudkan agar pelaksanaan pelatihan tidak mengganggu pelayanan kepada pasien. Para peserta tidak hanya dari unsur pelayanan medis, tapi dari pelayanan perawat. Bahkan, mereka yang paling banyak, yaitu 202 orang. "Yang lain dari unsur pelayanan penunjang/umum, seperti farmasi, laboratorium, radiologi, rehabilitasi medis, dan unsur lain," ujarnya. Mereka yang telah mengikuti pelatihan satu hari itu, diharapkan mampu menyadari kelemahan dan bakat yang dimiliki dalam melayani kepada pelanggan (pasien). Said Hasan menambahkan, karena rumah sakit daerah harus membiayai semua biaya operasional sendiri, yang harus diperhatikan adalah bagaimana jajarannya bisa menjadi pelayan yang baik kepada pelanggan. (ad-17e) |