logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 12 Agustus 2002 Sala  
Line

Pas untuk Bersosialisasi

SM/F11

Robin Handoko

PEMBAURAN berbagai etnis, terutama warga keturunan Tionghoa di Solo, kini tampak makin nyata. Seperti yang terlihat sekarang, dalam rangka menyosong acara 17-an, banyak di antara mereka yang melibatkan diri bekerja bakti mempercantik kampung bersama warga pribumi lain. Berikut pandangan tokoh pelukis kanvas, Robin Handoko (50), warga keturunan Tionghoa yang tinggal di Jl Jawa 18, Banjarsari.

Pandangan Anda tentang warga Kota Solo?

Wong Solo sangat dinamis. Mereka juga pekerja yang baik. Bahkan, sebenarnya mereka bisa menerima siapa saja tanpa kecuali. Mereka juga tidak membenci warga keturunan Tionghoa. Gejolak sosial yang terjadi selama ini mungkin karena kesenjangan ekonomi saja.

Apa yang perlu dilakukan warga keturunan untuk mengantisipasi kemunculan gejolak di masyarakat?

Saran saya, warga nonpribumi lebih baik berbaur saja dengan warga di sekitar tempat tinggalnya. Baik-baiklah dengan tetangga. Momen 17-an saya rasa sangat pas untuk bersosialisasi. Jangan menjadi warga yang eksklusif, sebab kondisi ini jelas tidak menguntungkan.

Hubungannya dengan profesi Anda?

Saya melukis tidak cari nama, tapi apa yang saya lakukan itu adalah pekerjaan untuk menghidupi keluarga. Karena itu, pertimbangan pemasaran tetap saya kedepankan. Contohnya, membuat rekayasa agar lukisan foto dibuat tampak lebih baik dari aslinya.

Sejumlah tokoh seperti mantan presiden Soeharto, mantan presiden BJ Habibie, dan Wiranto pernah Anda lukis. Prestasi itu termasuk langka. Kenapa langkah itu sulit diikuti pelukis lain?

Sebenarnya banyak perupa di Solo memiliki potensi menonjol. Hanya, mereka jarang menekuni bidangnya secara total. Selama ini dunia lukis sekadar menjadi hobi, tapi bagi saya tidak. Nafkah saya ya dari lukisan itu. Untuk memperdalam keahlian, saya pernah belajar di Singapura, meski secara formal saya tidak memiliki latar belakang pendidikan seni lukis.(Budi Santoso-42c)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA