
| Senin, 12 Agustus 2002 | Sala |
Warga Sosogan Mulai Tinggalkan KampungKARANGANYAR- Warga Dusun Sosogan, Kecamatan Gondangrejo yang berjumlah 287 orang (65 keluarga) kini minta bantuan air, karena sawah mereka dilanda kekeringan. Padahal 90% mereka menggantungkan hidupnya dari pertanian, sedangkan sisanya buruh serabutan dan buruh pabrik. ''Kini kondisi lahan pertanian sangat kering, sehingga nyaris tidak bisa dimanfaatkan untuk bercocok tanam,'' ungkap Ketua Panitia Pembuatan Sumur Artetis Triswiyanto dalam pernyataannya yang dikirim ke Suara Merdeka, kemarin. Dia mengemukakan, bila keadaan demikian dibiarkan berlarut-larut maka dusun yang merupakan daerah minus dan masuk dalam kategori IDT tersebut akan semakin terbelakang lantaran ditinggal warga. ''Banyak anak muda yang pergi, karena sudah tidak bisa lagi menggantungkan pertanian untuk mempertahankan hidup. Jika hal itu dibiarkan, Sosogan akan semakin tertinggal.'' Hasil pertanian Sosogan, lanjut dia, selama ini berupa singkong, padi, dan kacang tanah yang hanya mengandalkan air tadah hujan untuk irigasi. Karena tidak optimal, hasil pertanian tersebut hanya mampu memenuhi kebutuhan sendiri. (G8-17j) |