logo SUARA MERDEKA
Line
  Senin, 12 Agustus 2002 Sala  
Line

Bukaan Median Liar Justru Membahayakan

Anang Widayaka SM/F5

KETUA Komisi D DPRD Klaten Drs Anang Widayaka berpendapat, salah satu penyebab seringnya terjadi kecelakaan di Jl Raya Yogya-Solo adalah banyaknya bukaan median (pembatas dua jalur cepat) liar yang dibuat masyarakat dengan menjebol beton. Ternyata bukaan itu yang bertujuan memudahkan masyarakat untuk menyeberang jalan itu justru membahayakan keselamatan mereka. Berikut petikan wawancara dengannya.

Mengapa masyarakat membuat bukaan liar?

Mungkin mereka hanya ingin memudahkan diri kalau ingin menyeberang, sebab bukaan median resmi yang dibangun jaraknya jauh. Tapi mereka tidak sadar kalau membuka median itu justru membahaykan diri mereka sendiri.

Mengapa demikian?

Ini kan jalan nasional, para pengendara yang lewat rata-rata berkecepatan tinggi. Ini merupakan konsekuensi yang harus kita tanggung dengan dibangunnya jalan nasional. Dengan banyaknya bukaan liar yang tidak seharusnya membuat angka kecelakaan menjadi tinggi. Kasihan pengemudi yang melaju dengan kecepatan tinggi, dia akan kaget bila tiba-tiba ada orang mau membelok di bukaan liar.

Sebenarnya apa ketentuan membuka median?

Secara teknis membuat bukaan median ada aturannya. Berdasarkan hasil survei, jarak teraman untuk membuat bukaan median adalah 1,5 km. Aturan itu dibuat melalui proses penilitian yang lama, salah satu pertimbangannya berdasarkan kecenderungan cara mengemudi para sopir di Indonesia.

Siapa yang bertanggungjawab dalam masalah ini?

Seharusnya pimpinan bagian proyek yang bertanggung jawab, bila ada median yang dibuka harus segera ditutup lagi, hal itu harus dilakukan sebagai konsekuensi untuk menciptakan keamanan di jalan yang sedang diperbaikinya. Saya sudah menghimbau pimpinan bagian proyek untuk mengutamakan keamanan dan kenyamanan, kalau pun kenyamanan tidak bisa dipenuhi paling tidak keamanan mutlak harus dipenuhi.

Lalu, upaya mengatasinya?

Masyarakat juga harus memahami kalau membuat bukaan liar itu berisiko tinggi bagi keselamatannya sendiri. Hal itu terbukti dengan seringnya terjadi kecelakaan, di mana orang yang akan menyeberang lewat bukaan liar tertabrak kendaraan besar yang melaju dengan kecepatan tinggi.

Apa harapan Anda?

Saya ingin masalah ini diatasi bersama agar korban yang jatuh akibat bukaan liar berkurang, kalau bisa tidak ada lagi. Bagaimana pun bukaan resmi dibuat sesuai aturan, warga harus mengerti itu untuk keselamatannya. (Merawati Sunantri-14)


Berita Utama | Semarang | Sala | Jawa Tengah | Olahraga | Internasional | Budaya
Wacana | Ragam | Ekonomi | Fokus | Cybernews | Berita Kemarin
Copyright© 1996 SUARA MERDEKA